150 Kasir Perbankan Ikuti Sosialisasi Ciri Keaslian Uang Rupiah Baru dari BI

1
150 Kasir Perbankan Ikuti Sosialisasi Ciri Keaslian Uang Rupiah Baru dari BI
FOTO BERSAMA. Persatuan Kasir Sulawesi Tenggara (Perkasa) foto bersama dengan pihak Bank Indonesia Sultra (BI) usai melakukan sosialisasi ciri keaslian uang rupiah tahun emisi 2016 dan cara memperlakukan uang yang diselenggarakan di Aula Bank Indonesia, Sabtu (18/2/2017).
150 Kasir Perbankan Ikuti Sosialisasi Ciri Keaslian Uang Rupiah Baru dari BI
FOTO BERSAMA : Persatuan Kasir Sulawesi Tenggara (Perkasa) foto bersama dengan pihak Bank Indonesia Sultra (BI) usai melakukan sosialisasi ciri keaslian uang rupiah tahun emisi 2016 dan cara memperlakukan uang yang diselenggarakan di Aula Bank Indonesia, Sabtu (18/2/2017). (Sitti Nurmalasari/ZONASULTRA.COM)

 

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Sebanyak 150 orang yang tergabung dalam Persatuan Kasir Perbankan Sultra (Perkasa) mengikuti kegiatan sosialisasi keaslian uang Rupiah TE 2016 dan cara memperlakukan uang rupiah di Aula Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sultra, Sabtu (18/2017).

Humas KPw BI Sultra Dedy Prasetyo mengatakan dengan mengikuti kegiatan ini para kasir perbankan dapat memperoleh pengetahuan untuk dapat mengenali uang baru. Mengingat, pekerjaan yang mereka lakoni merupakan garda terdepan untuk dapat bersosialisasi dengan masyarakat. “Kalau BI mungkin kesempatan untuk berinteraksi dengan masyarakat sangat terbatas,” kata Dedy.

Menurut Dedy, secara harian kasir perbankan terus berinteraksi dan komunikasi dengan nasabah. Sehingga, mereka bisa menjadi jembatan bagi BI untuk menyampaikan kepada masyarakat.

Dia mengatakan ciri uang Rupiah tahun emisi 2016 ini seperti memiliki frasa Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), terdapat gambar peta pada seluruh pecahan, keterwakilan pahlawan dari semua propinsi, gender, keyakinan, pemandangan alam prioritas, kebudayaan dan kesenian.

Selain itu, BI juga mengajarkan kepada kasir perbankan yang mengikuti kegiatan sosialisasi ini untuk dapat memilah uang yang masih layak edar dan harus disetorkan kepada BI untuk dimusnahkan.

“Kami meminta untuk tidak melipat uang, mencoret, tidak dipegang dengan tangan basah, jangan distaples. Kalau dapat uang yah dimasukan ke dalam dompet,” himbaunya.

Sementara itu, Kepala Unit Operasional Pengolahan Uang Rupiah BI Sultra Ariyanto mengatakan akan terus melakukan sosialisasi kepada perbankan di berbagai daerah di Sultra seperti Kolaka dan Bau-Bau. Sehingga, ke depannya seluruh kasir perbankan dapat menyebarluaskan kepada masyarakat. (B)

 

Reporter : Sitti Nurmalasari
Editor : Jumriati

Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here