Tampilan Desktop


20 Tahun Kuasai Lahan, Perusahaan Tebu Belum Beroperasi
125 Dibaca

20 Tahun Kuasai Lahan, Perusahaan Tebu Belum Beroperasi

AKSI : Tampak sejumlah pemuda dan mahasiswa Angata Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) menyampaikan tuntutannya di halaman kantor bupati konsel. Mereka menuntut agar PT. Marketindo Selaras segera beroperasi, sebab sudah 20 tahun belum juga melakukan kegiatan perkebunan tebu. Rabu (23/3/2016). (IRFAN MUALIM/ZONASULTRA.COM)

 

ZONASULTRA.COM, ANDOOLO– Puluhan pemuda dan masyarakat yang tergabung dalam gerakan pemuda mahasiswa Angata Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) mendatangi kantor bupati setempat, Rabu (23/3/2016).

Mereka menuntut PT. Marketindo Selaras yang bergerak dibidang perkebunan tebu agar segera beroperasi. Sebab, perusahaan itu telah menguasai lahan pertanian selama 20 tahun lamanya.

Koordinator lapangan, Muh. Gilang mengatakan sejak 1996 yang dulu bernama PT. Sumber Madu Bukari dan sekarang berganti nama menjadi TP. Marketindo Selaras belum juga membangunan pabrik gula, padahal pihak perusahaan telah menjanjikan masyarakat yang ada di Desa Lamooso, Kecamatan Angata untuk membuka lapangan kerja yang luas.

“Perusahaan perkebunan tebu yang bertujuan membuka lapangan kerja, hingga 20 tahun hanya terdiam fakum, sehingga tidak memberikan kontribusi sedikitpun baik masyarkat sekitar apalagi daerah,” jelas Gilang dalam orasinya, Rabu (23/3/2016)

Sesuai Undang-Undang nomor 39 tahun 2014 tentang perkebunan menyebutkan bahwa bumi dan air beserta kekayaan alam yang terkandung didalamnya sebagai karunia dan amanat Tuhan Yang Maha Esa yang dianugerahkan kepada bangsa Indonesia, merupakan potensi yang sangat besar dalam pembangunan perekonomian nasional termasuk didalamnya pembangunan perkebunan dalam mewujudkan kemakmuran dan kesejateraan rakyat secara berkeadilan.

“ Nah sampai saat ini, mana,” tegasnya.

Oleh karena itu, pihaknya mendesak  pemerintah dan DPRD Konsel untuk segera mengupayakan agar PT. Marketindo Selaras segera beroperasi agar roda perekonomian masyarakat dapat berjalan dengan baik.

“Dengan membuka lapangan kerja maka angka penganggguran semakin berkurang. Dengan demikian ekobnomi berjalan lancar,” ungkapnya

Sementara itu, Asisten II Pemda Konsel, Rafiuddin Silondae yang menemui para pemuda tersebut mengatakan, apa yang menjadi tuntutan mereka akan segera dilaporkan ke Bupati Konsel, sebab pihaknya tidak bisa mengambil keputusan sebelum pemegang kebijakan di kabupaten itu memberikan arahan.

 

Penulis : Irfan Mualim
Editor   : Kiki

 

JN ZonaSultra

View all contributions by JN ZonaSultra

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promosi & iklan

0821 1188 2277

redaksizonasultra@gmail.com

Marketing:

marketingzonasultra@gmail.com