Tampilan Desktop


2015, Delapan Orang Anak di Baubau Menderita Gizi Buruk
92 Dibaca

2015, Delapan Orang Anak di Baubau Menderita Gizi Buruk

Gizi Buruk – Kepala dinas kesehatan Kota Baubau, dr. Edy Natsir yang didampingi kepala dinas Kesehatan (La ode Zulkifli) Dan Kadis Catatan sipil (Wa Ode Nahrat). (Mulyadi/ZONASULTRA.COM)

 

ZONASULTRA.COM, BAUBAU– Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial Kota Baubau merilis kondisi kesehatan masyarakat Kota Baubau, dimana pada tahun 2015 lalu terdapat 8 orang anak yang positif gizi buruk.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Baubau, dr Edy Natsir kepada wartawan, Rabu (3/2/2016) membantah jika ada salah satu pemberitaan di salah satu media di Sulawesi Tenggara (Sultra) yang mengatakan Baubau terdapat 531 orang gizi buruk.

“Berita itu tidak benar, sebab dari data yang ada pada dinas kesehatan tidak seperti itu,” kata dr. Edy Natsir.

Ia memaparkan dari data kondisi kesehatan anak, dimana data ini berdasarkan pantauan kondisi setiap bulanya berdasarkan KMS (kartu menuju sehat), yakni ditahun 2013 dari 12.543 anak terdapat 697 kurang gizi dan 11 orang gizi buruk, tahun 2014 dari 12.763 anak terdapat 650 kurang gizi dan 7 orang gizi buruk. Sedangkan ditahun 2015 dari 12.187 anak terdapat 531 anak kurang gizi dan 8 orang gizi buruk.

Dalam menentukan status kesehatan pada anak, pihak dinkes mengacu pada peraturan mentri kesehatan tentang standar status kesehatan anak, dimana dalam peraturan ini dapat dilihat standar anak dikatakan gizi buruk.

Kadis Sosial Kota Baubau, La Ode Zulkifli mengaku sangat kaget dengan pemberitaan ini. “Kami saat menggelar apel hari Senin lalu, pelaksana Sekda Asiaten II Kota Baubau menyampaikan kepada seluruh SKPD untuk menyikapi status kondisi kesehatan anak yakni terdapat 531 gizi buryk,” ujar Zulkifli.

Dikatakannya, jika benar ada kasus gizi buruk sebanyak itu, maka bukan hanya persoalan kesehatan anaknya yang terpantau, namun Kota Baubau dalam kondisi sosial masyarakat dapat dikatakan tidak berhasil. Anak tersebut dikatakan gizi buruk bukan hanya dari segi kesehatannya, namun bagimana lingkungannya, pendidikan masyarakatnya, sanitasi penataan kotanya dan bagaimana kondisi ekonomi masyarakatnya. Hal tersebutlah yang akan menjadi evaluasi.

Dari data yang dirilis, 8 anak yang positif gizi buruk di Kota Baubau masing- masing Nur (kelurahan Liwuto), Rizky (kelurahan Bataraguru), Wa Ode Siti Aisyah (kelurahan Wameo), Rabil Syaputra (kelurahan Nganganaumala), Najwa (kelurahan Bukit Wolio Indah), Razak (kelurahan Wajo), Ketut Lestari (kelurahan Liabuku) dan Azim (kelurahan Sulaa). Kedelapan anak ini sementara dalam pengawasan Dinas Kesehatan Kota Baubau.

 

Penulis : Mulyadi
Editor  : Rustam

HT ZonaSultra

View all contributions by HT ZonaSultra

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

PROMOSI & IKLAN

0821 1188 2277
redaksizonasultra@gmail.com
Marketing:
marketingzonasultra@gmail.com