294 Perawat Desa Resmi Jalankan Tugas

294 Perawat Desa Resmi Jalankan Tugas
PERAWAT DESA - Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa (tengah), Wakil Bupati Konawe, Parinringi, Ketua DPW PPNI Provinsi Sultra. berfhto bersama usai melepas 294 perawat desa. (Restu Tebara/ZONASULTRA.COM)
294 Perawat Desa Resmi Jalankan Tugas
PERAWAT DESA – Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa (tengah), Wakil Bupati Konawe, Parinringi, Ketua DPW PPNI Provinsi Sultra. berfhto bersama usai melepas 294 perawat desa. (Restu Tebara/ZONASULTRA.COM)

 

ZONASULTRA.COM, UNAAHA -Sebanyak 294 perawat desa akhirnya resmi mendapatkan amanah oleh Pemerinta Daerah (Pemda) Konawe, untuk melaksanakan tugas di masing-masing desa yang ditentukan sebagai tempat tugasnya.

Pemda yang bekerjasama dengan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Konawe melakukan seleksi sejak sebulan yang lalu, dengan beberapa syarat yang telah ditentukan seperti Surat Tanda Registrasi (STR) serta beberapa persyaratan lainnya.

iklan zonasultra

Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa berharap, program tersebut dapat mendukung program pemerintah yang dicanangkan melalui program pembangunan rakyat sejahtera, mandiri dan berdaya saing (Perisai) yang didalamnya menfokuskan pelayanan kesehatan, serta membantu upaya pemerintah memperdekat akses layanan terhadap masyarakat pedesaan.

“Program ini tidak akan terlaksana dengan baik tanpa dukungan semua pihak, sehingga saya sangat berharap partisipasi dari semua Camat, Desa, dan Kepala Puskesmas yang ada di Konawe untuk membantu para perawat ini dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” Kata Kery dalam kegiatan pelepasan perawat desa di salah satu hotel di Unaaha, Selasa (2/5/2017).

Ia menilai, gerakan satu perawat untuk satu desa ini sangat tepat, sebab saat ini pemerintah daerah terus melakukan terobosan guna peningkatan layanan kesehatan. Olehnya itu, Kery meminta kepada pihak terkait untuk lebih bisa memunculkan program yang sifatnya sangat bersentuhan dengan masyarakat desa.

“Sebagaimana yang kami sudah ketahui, bahwa PPNI Pusat sudah melirik program satu desa satu perawat ini, maka tidak menutup kemungkinan program ini bakal menjadi program nasional dan kita akan menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia,” Imbuhnya

Kery berharap agar para perawat desa ini dapat melaksanakan tugasnya dengan baik, sebab pemerintah akan melakukan evaluasi terhadap kinerja mereka nantinya. Jika memang hasilnya memuaskan maka pemerintah berjanji akan menaikkan upah mereka yang sebelumnya hanya Rp 1 juta saja.

Kalau perawat ini tidak bagus dalam melaksanakan tugasnya, bisa saja kita ganti dengan perawat lain. Karena kita benar-benar mengharapkan agar program ini menjadi ujung tombak pemerintah dalam memberikan layanan kesehatan.  (B)

 

Reporter :  Restu Tebara
Editor : Tahir Ose

Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here