Akibat Pemadaman Listrik, Pekerjaan Pengrajin Meubel Terhambat

3
Akibat Pemadaman Listrik, Pekerjaan Pengrajin Meubel Terhambat
PEKERJAAN TERHAMBAT - Akibat pemadaman listrik satu minggu terakhir sejumlah pengrajin meubel di Kota Kendari mengeluh akibat pekerjaanya terhambat. (M Rasman Saputra/ZONASULTRA.COM)

Akibat Pemadaman Listrik, Pekerjaan Pengrajin Meubel Terhambat PEKERJAAN TERHAMBAT – Akibat pemadaman listrik satu minggu terakhir sejumlah pengrajin meubel di Kota Kendari mengeluh akibat pekerjaanya terhambat. (M Rasman Saputra/ZONASULTRA.COM)

 

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Akibat pemadaman listrik yang terjadi sepekan terakhir di Kota Kendari, sejumlah pengrajin meubel di Ibukota Sulawesi Tenggara (Sultra) rupanya menghambat proses pekerjaan pengrajin.

Taufik Tato, salah seorang pengrajin meubel di Kelurahan Watu-Watu Kecamatan Kendari Barat mengatakan, akibat pemadaman listrik yang dilakukan oleh PLN beberapa hari terakhir ini, pekerjaan yang harusnya tuntas dua hari terpaksa harus molor hingga empat hari.

Kondisi ini tentunya kata Taufik, sedikit banyak merugikan dirinya. Sebab biasanya dalam satu minggu pihaknya bisa mengerjakan dua sampai tiga jenis meuble, namun akibat pemadaman ini pekerjaannya harus tertunda dua hari lebih lama.

“Kerugian secara materi memang belum bisa kami taksir, tetapi akibat pemadaman listrik ini pekerjaan kami terhambat. Jadi satu harapan kami pemadaman listrik ini bisa sesegera mungkin teratasi sehingga kami pengrajin meuble ini tidak mengalami kerugian,”jelasnya, di kediamannya, Jumat (12/1/2017).

(Berita Terkait : Gangguan Jaringan Induk, Listrik di Kendari Padam Total)

Hal serupa juga diungkapkan oleh Jaris, pengrajin meuble lainnya. Dituturkannya, pemadaman listrik di Kota Kendari ini sangat mengganggu, sebab beberapa jenis meuble yang tinggal proses pengecatan harus terhambat pengerjaanya harus terhambat akibat listrik padam.

Dalam proses pengecatan ini lanjutnya, pihaknya membutuhkan tenaga listrik, jadi kalau pemadaman listrik yang seharusnya bisa selesai dua hari bisa jadi menjadi molor hingga empat hari akibat listrik padam.

“Proses pengecatan yang kami lakukan tidak manual lagi tetapi menggunakan listrik. Jadi ketergantungan kami akan listrik sangatlah besar, untuk itu kami berharap hal ini bisa segera diatasi oleh PLN Kendari sehingga kami bisa bekerja secara maksimal,”tuturnya. (B)

 

Reporter : M Rasman Saputra
Editor Tahir Ose

Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here