Ali Mazi Minta Basarnas Kendari Dilengkapi Helikopter

100
Ali Mazi
Ali Mazi

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi meminta agar Basarnas Kendari dilengkapi armada helikopter. Permintaan itu disampaikan Ali Mazi saat membuka pelatihan dan latihan pertolongan di gunung hutan (jungle rescue), di Hotel Claro Kendari, Rabu (20/2/2019) sore.

Ali Mazi menjelaskan, armada helikopter sangat dibutuhkan untuk membantu kinerja Basarnas Kendari. Terlebih kondisi geografis Sultra yang tidak semua bisa dijangkau dengan kapal, membuat keberadaan helikopter sangat dibutuhkan.

“Mewakili masyarakat Sultra, saya sebagai Gubernur Sultra bermohon kepada Basarnas Pusat terhadap kebutuhan bila terjadi bencana. Kebutuhan apa, karena kita laut banda tentu ada kapal kemudian ada helikopter,” ujar Ali Mazi di hadapan Deputi Bidang Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas, Irjen Jenderal TNI Nugroho Budi Wiryanto.

Meski permintaannya itu baru sekadar usulan, namun ia berharap Basarnas pusat bisa menyetujuinya.

(Baca Juga : Ali Mazi Dukung BNNP Sultra Tes Urine Pegawai yang Akan Naik Pangkat)

“Karena kan ini bukan hanya kita yang bermohon, ada 34 provinsi di Indonesia dan tentu semua punya usulan. Tapi mudah-mudahan kita yang beruntung,” ujarnya.

Deputi Bidang Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas, Irjen Jenderal TNI Nugroho Budi Wiryanto mengatakan pihaknya masih akan melakukan koordinasi terkait usulan Gubernur Sultra.

“Kita memang memiliki helikopter, dan kita masih mengatur penempatannya. Dan memang ke depan kita ada penambahan helikopter, tetapi penempatannya kita akan atur kemudian, termasuk kapal yang tadi disampaikan pak gubernur kita memang dalam tahap pembuatan,” terangnya.

Nugroho menjelaskan, pihaknya juga masih akan melakukan kajian terkait permohonan penempatan helikopter di Basarnas Kendari. “Tentu dengan melihat mencapai jaraknya bisa berapa lama, kemudian ada tidak lokasi penempatan heli kapal dan lain sebagainya,” katanya.

Saat ini hanya beberapa Basarnas saja yang didukung armada helikopter, seperti Basarnas Jakarta, Basarnas Surabaya, Basarnas Bali, serta Basarnas Sumatera.

Pelatihan jungle rescue dilakukan guna meningkatkan sinergitas dalam penanganan kecelakaan penerbangan, bencana alam dan kondisi membahayakan jiwa manusia di wilayah Sultra. Pelatihan tersebut rencananya akan dilaksanakan selama satu minggu, sejak 20 Februari 2019 hingga 27 Februari 2019. (b)

 


Reporter: Randi Ardiansyah
Editor: Jumriati

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib