Tampilan Desktop



DAU Sultra Kembali Dipotong Hingga Rp 38 Miliar
136 Dibaca

Anggaran Infrastruktur Dikurangi, DAU Sultra Dipotong Rp 38 Miliar RAPAT EVALUASI– Suasana rapat koordinasi evaluasi dan pengendalian pembangunan semester I tahun 2017 se- Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) yang dipimpin langsung oleh Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Provinsi Sultra Saleh Lasata bersama seluruh 17 kepala daerah serta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kamis (10/8/2017). ILHAM SURAHMIN/ZONASULTRA.COM

 

ZONASULTRA.COM, KENDARI -Pemerintah pusat kembali memotong Dana Alokasi Umum (DAU) untuk Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) sekitar Rp. 38,9 miliar.

Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Provinsi Sultra Saleh Lasata mengatakan, dengan adanya pemotongan ini, ia segera melakukan pertemuan khusus dengan Kepala Badan Pengelolaa Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Kepala Bappeda Sultra serta seluruh pejabat SKPD lingkup pemprov Sultra.

Hal ini dimaksud untuk menyesuaikan penyusunan plot anggaran dalam struktur APBD Perubahan 2017.

“Sebelumnya sudah disusun, tapi kita lakukan penyesuaian kembali dan itu cepat kok, satu dua hari,” ungkap Saleh Lasata, Kamis (10/8/2017).

Meski begitu, ia menegaskan pemotongan DAU ini tidak berdampak terlalu besar, namun tetap harus dikendalikan. Saleh menambahkan, untuk anggaran sektor infrastruktur mungkin akan ada penyesuain.

Sayangnya, belum dapat dipastikan secara rinci infrastruktur apa saja yang anggaranya akan disesuaikan dengan kondisi keuangan daerah pasca pemotongan ini, karena harus ada rapat terlebih dahulu dengan SKPD terkait.

“Kita berdoa juga mudah-mudahan dana transfer tidak ada pemotongan, karena ini baru DAU,” tuturnya.

Untuk diketahui, pemotongan DAU ini merupakan kedua kalinya dialami Pemprov Sultra sejak tahun lalu. Namun, tahun lalu Sultra mendapat potongan DAU lebih besar sekitar Rp. 250 miliar.

Ditanyakan apakah pemotongan ini berdampak pada belanja pegawai, Saleh menegaskan tidak akan berpengaruh.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Ditjen Perbendaharaan Sultra Ririn Kadariyah mengatakan bahwa pada dasarnya sifat DAU itu tidak final. Sebab kondisi keuangan negara pada tahun 2015 cukup berat, sehingga mengharuskan pemotongan anggaran di seluruh lembaga kementerian, ini menjadi sebuah perhatian dan pelajaran khsusus pemerintah pusat untuk pandai mengelolaa APBN agar peruntukkannya tepat sasaran.

“Oleh karena itu, dengan tidak bersifat final ini akan berdampak pula pada APBD setiap daerah termasuk Sultra, salah satu dampak DAU atau dana transfer dipotong” pungkasnya dalam Rapat Evaluasi Pembangunan Semester I di Hotel Grand Clarion Kendari. (B)

 

Reporter : Ilham Surahmin
Editor : Kiki

HT ZonaSultra

View all contributions by HT ZonaSultra

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promosi & Iklan

0822 9264 2997

0853 4040 4947

redaksizonasultra@gmail.com marketingzonasultra@gmail.com

ping fast  my blog, website, or RSS feed for Free