Tampilan Desktop


Antam Didesak Buka Pendaftaran Karyawan Sarjana S1 di Kolaka
129 Dibaca

Demo - Puluhan mahasiswa BEM FT USN nyaris bentrok dengan aparat Pol PP saat berunjuk rasa di kantor DPRD Kolaka. (Abdul Saban/ZONASULTRA.COM)

DEMO – Puluhan mahasiswa BEM FT USN nyaris bentrok dengan aparat Pol PP saat berunjuk rasa di kantor DPRD Kolaka. (Abdul Saban/ZONASULTRA.COM)

 

ZONASULTRA.COM, KOLAKA – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Teknik Universitas Negeri Sembilan Belas November (FT-USN)  Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra), melakukan unjuk rasa di kantor DPRD setempat, Selasa (29/9/2015). Mereka menuntut pembukaan kuota perekrutan karyawan yang  merupakan sarjana strata satu (S1) di lingkup PT Aneka Tambang  (Antam) Unit Bisnis Pertambangan Nikel (UPBN) Sultra.

Ketua BEM FT USN Ahmad Abdullah dalam orasinya mengatakan, selama 40 tahun PT Antam UBPN Sultra beroperasi di Kolaka, selama itu pula masyarakat Kolaka hanya dijadikan sebagai buruh pabrik atau pekerja lepas di perusahaan BUMN itu. (Baca juga : Demo BEM Teknik USN di DPRD Nyaris Ricuh)

Ahmad juga mengatakan, unjuk rasa yang digelarnya kali ini karena  PT Antam dinilai telah mengabaikan hak-hak masyarakat lokal untuk mendapatkan pekerjaan yang layak di perusahaan tersebut. Seperti  informasi yang diperolehnya, saat ini PT Antam tengah menggelar perekrutan karyawan tingkat S1 di Makassar dengan melibatkan beberapa perguruan tinggi di Sulawesi Selatan (Sulsel).

“Ini bukti kalau Antam tidak mengutamakan masyarakat lokal Kolaka. Padahal, USN sudah menyiapkan sumberdaya manusia yang handal di bidang tehnik pertambangan. Kenapa PT Antam malah membuka perekrutannya di Makassar, kenapa bukan di Kolaka,” papar Ahmad saat mennggelar rapat dengar pendapat (hearing) dengan anggota komisi III DPRD Kolaka, Selasa (29/9/2015).

mahasiswa ttd usnMenanggapi hal itu, anggota komisi III DPRD Kolaka Muhamad Ajib Majid mengatakan, dirinya sependapat dengan apa yang disuarakan oleh massa pengujuk rasa itu. Dirinya juga telah meminta secara langsung kepada Direktur PT Antam di Jakarta agar pelaksanaan perekrutan karyawan yang akan ditugaskan di PT Antam UBPN Sultra dilaksanakan di Kolaka.

“Kami telah sampaikan langsung sama Direktur Antam. Dia berjanji akan merealisasikannya tahun depan,” kata Ajib.

Namun apa yang disampaikan oleh Ajib itu tidak digubris oleh mahasiswa. Mereka kemudian meminta anggota DPRD untuk menghadirkan manajemen PT Antam pusat dalam hearing di DPRD Kolaka. Hingga pada pertemuan itupun, anggota dewan bersama mahasiswa sepakat untuk menghadirkan manajemen PT Antam pusat dalam hearing yang akan digelar, Selasa (6/10/2015).

Anggota komisi III DPRD Kolaka lainnya Rusman juga berjanji akan mengawal aspirasi mahasiswa itu. Hal itu dibuktikannya dengan membuat surat pernyataan bersama untuk menghadirkan manajemen pusat PT Antam.

“Kalau mereka (manajemen pusat PT Antam) tidak hadir dalam hearing minggu depan itu, maka kami bersama-sama dengan mahasiwa akan membuat mosi tidak percaya kepada PT Antam dan sebagai tindak lanjutnya, kami akan merekomedasikan agar perusahaan itu ditutup operasinya di Kolaka,” kata Rusman.

 

Penulis ; Abdul Saban

Editor : Rustam

HT ZonaSultra

View all contributions by HT ZonaSultra

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promosi & iklan

0821 1188 2277

redaksizonasultra@gmail.com

Marketing:

marketingzonasultra@gmail.com