Tampilan Desktop

Baubau Masih Menjunjung Tinggi Nilai Budaya
22 Dibaca

Lomba Tari Tradisional tingkat Pelajar dan tingkat kelurahan diperlombakan dalam rangka memperingati HAri Jadi Kota Baubau yang ke 15 Tahun, di Kota Mara Kota Baubau. (MULYADI/ZONASULTRA.COM)

Lomba Tari Tradisional tingkat Pelajar dan tingkat kelurahan diperlombakan dalam rangka memperingati HAri Jadi Kota Baubau yang ke 15 Tahun, di Kota Mara Kota Baubau. (MULYADI/ZONASULTRA.COM)

 

ZONASULTRA.COM, BAUBAU – Dalam rangka memperingati dan memeriahkan hari jadi Kota Baubau ke-475 dan HUT Kota Baubau ke-15 sebagai daerah otonom, pemerintah Kota Baubau menggelar beberpa ivent yang dapat menghibur masyarakat Kota Baubau. Pemerintah Kota Baubau tetap menjunjung tinggi nilai budaya sehingga tema kali ini adalah Po Lima.

Ketua Panitia,l La Ode Aswad mengungkapkan, dalam menyemarakkan peringatan hari jadi Kota Baubau ini, pemerintah kota baubau menyelenggaran beberapa kegiatan budaya yang hingga saat ini masih terjaga dengan baik.

Salah satu stand pameran pembangunan yang dilaksanakan di Baubau Expo tahun 2016.(MULYADI/ZONASULTRA.COM)

Salah satu stand pameran pembangunan yang dilaksanakan di Baubau Expo tahun 2016.(MULYADI/ZONASULTRA.COM)

Dia berharap masyarakat dapat berpartisipasi dalam beberapa rangkaian kegiatan diantaranya festival keraton buton, pesta adat batu poaro, tuturiangana andala, karnaval budaya, bubusiana lipu, ziarah makam, pekakandeana dibenteng keraton, dan pentas seni budaya yang akan berlangsung dari tanggal 10-17 oktober.

Seluruh kegiatan budaya ini merupakan salah satu bukti dari pemerintah Kota Baubau dalam menjaga dan tetap melestarikan nilai-nilai budaya Buton masa lampau. Dengan terselenggaranya kegiatan budaya akan dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisata ke kota Baubau baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

Sebelumnya Walikota Baubau, AS Tamrin juga mengatakan pameran pembangunan tahun ini mengangkat tema Baubau Expo Lima. Expo Lima tersebut diambil dari akronim filsafat Buton, yakni Po Mae-maisiaka, Po piara- piaraka, po mae-maekaka, po angka-angkata, po binci-binciki kuli.

“Tema ini sengaja dipilih guna mengingatkan kembali masyarakat dengan filsafat tersebut, karena kenyataan dilapangan, sudah banyak yang tidak memahami arti po lima itu,” ungkapnya.

Orang nomor satu di Kota Baubau ini juga berharap agar Baubau Ekspo dapat menjadi wahana yang baik memberikan informasi kepada masyarakat tentang perkembangan dan kemajuan pembangunan kota baubau selama kurun waktu tiga tahun delapan bulan yang mengusung mengusung jargon, pembangunan tampil mesra tertib, aman, maju, populer, indah dan lancar, guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat.(C)

 

Reporter : Mulyadi
Editor : Rustam

JN ZonaSultra

View all contributions by JN ZonaSultra

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

PROMOSI & IKLAN

0821 1188 2277
redaksizonasultra@gmail.com
Marketing:
marketingzonasultra@gmail.com