Tampilan Desktop


Bawaslu RI Tetap Putuskan Panwas Tak Digunakan di PSU Muna Jilid II
30 Dibaca

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Panwas Muna tak lagi digunakan dalam Pemungutan Suara Ulang (PSU) jilid 2 di Muna yang akan berlangsung 19 Juni 2016 nanti. Hal itu sesuai keputusan Bawaslu RI bahwa Bawaslu Sulawesi Tenggara (Sultra) harus mengambil alih pengawasan PSU Muna.

Bawaslu RI Tetap Putuskan Panwas Tak Digunakan di  PSU Muna Jilid II

Hamiruddin Udu

Ketua Bawaslu Sultra Hamiruddin Udu mengatakan, jauh hari sebelumnya Bawaslu RI pernah memutuskan bahwa PSU Muna jilid II diambil alih oleh Bawaslu Sultra. Dan Bawaslu Sultra kembali mengkonsultasikan hal itu ke Bawaslu RI dengan alasan landasan hukum.

“Keputusannya tetap pengawasan PSU jilid II ini diambil alih oleh Bawaslu Provinsi. Landasannya adalah terkait dengan Permendagri (peraturan mentri dalam negeri) no. 51 terkait persoalan anggaran yang membatasi Panwas hanya sampai 12 bulan,” kata Hamiruddin dihuhubungi melalui telepon selulernya di Jakarta, Kamis (9/6/2016) malam.

Menjelang PSU Muna jilid II, saat ini sudah ada 5 orang staf Bawaslu Sultra turun di Muna. Kata Hamiruddin, unsur pimpinan Bawaslu Sultra akan turun langsung ke Muna untuk melakukan tugas-tugas pengawasan paling lambat Sabtu (11/6/2016).

Bawaslu RI juga akan mengawasi langsung PSU Muna dengan membentuk tim. Diperkirakan rombongan Bawaslu RI akan tiba di Muna pada Jumat (17/6/2016) malam.

Sementara Ketua KPU Sultra Hidayatullah mengatakan, hasil rapat koordinasi antara Bawaslu RI dan pihak KPU pada Kamis (8/6/2016), bahwa pengawasan PSU Muna jilid II dilakukan oleh Bawaslu tingkat provinsi. Jadi panwas Muna sudah tidak berhak lagi untuk mengawasi jalannya PSU.

“Sepertinya ada dua komisioner KPU RI juga akan turun langsung memantau di sana (Muna), Bawaslu RI sepertinya 1 unsur pimpinan yang turun,” kata Dayat.

Untuk diketahui, kandidat pilkada Muna terdiri dari 3 paslon yakni paslon nomor urut 1 Rusman Emba–Malik Ditu (Rumah Kita), nomor urut 2 Arwaha–Samuna dan nomor urut 3 Baharuddin-La Pili (Dokter Pilihanku).

Berdasarkan hasil Pilkada 9 Desember 2015 Dokter Pilihanku unggul 33 suara. Namun hasil itu, digugat oleh paslon Rumah Kita di MK, sehingga diputuskan PSU di 3 TPS yakni di TPS 4 Kelurahan Raha 1, TPS 4 Kelurahan Wamponiki, dan di TPS 1 Desa Marobo.

PSU tersebut berhasil digelar pada 22 Maret 2016. Hasil 3 PSU itu Dokter pilihanku unggul 1 suara. Namun demikian data 321 TPS se kabupaten Muna (setelah ditambah dengan hasil PSU, Rumah Kita unggul 93 suara.

Kini, MK memutuskan untuk PSU jilid di 2 TPS yakni yakni di TPS 4 Kelurahan Wamponiki dan TPS 4 Kelurahan Raha 1. KPU telah menjadwalkan bahwa pemungutan suara akan dilaksanakan Minggu, 19 Juni 2016. (B)

 

Penulis: Muhamad Taslim Dalma
Editor: Jumriati

HT ZonaSultra

View all contributions by HT ZonaSultra

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promosi & iklan

0821 1188 2277

redaksizonasultra@gmail.com

Marketing:

marketingzonasultra@gmail.com