Tampilan Desktop


Baznas Sultra: Sebaiknya Bayar Zakat di Baznas, Penyalurannya Lebih Merata
69 Dibaca

BAZNAS SULTRA– Penyerahan secara simbolias batuan zakat oleh Pembina BAZNAS Sultra KH. Mursyidin (baju biru toska) yang didampingi ketua Harian BAZNAS Sultra Muh. Hasby Saing (samping kanan KH. Mursyidin) kepada salah satu penerima zakat, Jumat (24/6/2016) di gedung Islamic Center Kendari. Bantuan diberikan kepada 150 warga dengan nilai estimasi 300 ribu rupiah per orang. ILHAM SURAHMIN/ZONASULTRA COM

BAZNAS SULTRA– Penyerahan secara simbolias batuan zakat oleh Pembina BAZNAS Sultra KH. Mursyidin (baju biru toska) yang didampingi ketua Harian BAZNAS Sultra Muh. Hasby Saing (samping kanan KH. Mursyidin) kepada salah satu penerima zakat, Jumat (24/6/2016) di gedung Islamic Center Kendari. Bantuan diberikan kepada 150 warga dengan nilai estimasi 300 ribu rupiah per orang. ILHAM SURAHMIN/ZONASULTRA COM

 

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sulawesi Tenggara (Sultra) menekankan kepada masyarakat dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) lingkup Sultra untuk menyalurkan infaq, sedekah dan zakat kepada masyarakat yang membutuhkan melalui Baznas Sultra.

Pembina Baznas Sultra KH. Mursyidin mengungkapkan, adanya Baznas Sultra yang telah diamanatkan undang-undang sebagai lembaga resmi untuk menyalurkan infaq, sedekah dan zakat, maka penyalurannya dapat merata keseluruh masyarakat yang membutuhkan, khususnya di Sultra.

“Penentuan penerima dan lokasi penyaluran infaq, sedekah dan zakat merupakan rekomendasi dari setiap SKPD di lingkup Sultra, yang kemudian didata kembali oleh Baznas lalu disalurkan,” ungkap KH. Mursyidin ditemui usai penyerahan zakat di Gedung Islamic Center Kendari, Jumat (24/6/2016).

Menurut Mursyidin, penyaluran infaq, sedekah dan zakat tidak hanya dilakukan pada bulan suci Ramadan saja, tetapi setiap saat Baznas Sultra selalu menyalurkan kepada setiap masyarakat yang membutuhkan, baik itu di bidang kesehatan, pendidikan maupun sosial dan budaya.

“Salah satu kriteria lembaga Baznas yang sukses adalah ketika saldo kas rendah dan berkurang,” kata dia.

Ketua Harian Baznas Sultra Andi Muhammad Hasby Saing menambahkan, terdapat sejumlah resiko jika seorang pejabat atau dermawan yang memberikan bantuan infaq, sedekah maupun zakat secara langsung kepada masyarakat, si penerima bantuan akan memiliki ketergantungan kepada si pemberi bantuan.

“Contoh pejabat saat dia memberikan bantuan maka si penerima akan terus mendatangi tempat pejabat tersebut sehingga dengan adanya Baznas pemerataan pembagian dapat berlangsung dengan baik,” ungkapnya.

Salah satu penerima bantuan, Norma (60) warga Desa Moalo, Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) mengungkapkan rasa syukur setelah menerima bantuan berupa sembako dari pemerintah Sultra. Ini juga merupakan kali pertama dirinya mendapatkan bantuan seperti ini.

“Maklum kami orang desa, orang tua pun tidak punya apa-apa ya, kalau bisa kedepan bisa ditambah lagi,” harap wanita parubaya ini.

Sekitar 150 masyarakat Sultra menerima bantuan zakat sebesar Rp 300.000 dengan estimasi diantaranya 5 kilogram beras, 3 botol sirup ABC, 1 kaleng susu dan 2 liter minyak goreng. (B)

 

Reporter: Ilham Surahmin
Editor: Jumriati

Tagged with:
HT ZonaSultra

View all contributions by HT ZonaSultra

Similar articles

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promosi & iklan

0821 1188 2277

redaksizonasultra@gmail.com

Marketing:

marketingzonasultra@gmail.com