iklan zonasultra

BPK RI Tantang Mahasiswa UHO Dirikan Start Up Saingi Gojek CS

BPK RI Tantang Mahasiswa UHO Dirikan Start Up Saingi Gojek CS
KULIAH UMUM - Kegiatan kuliah umum Badan Pengelola Keuangan (BPK) Republik Indonesia (RI) di Aula kampus pascasarjana Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Jumat (15/3/2019). (Sri Rahayu/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Anggota VI BPK RI, Prof Harry Azhar Aziz menantang mahasiswa UHO yang dalam hal itu sebagai peserta kuliah untuk mendirikan start up yang kedepan juga bisa menjadi unicorn, sekelas Gojek, Traveloka, dan sebagainya. Hal itu diungkapkan dalam kegiatan kuliah umum Badan Pengelola Keuangan (BPK) Republik Indonesia (RI) di Aula kampus pascasarjana Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Jumat (15/3/2019),

Kata dia, merujuk pada data BPS dalam waktu tiga tahun terhitung 2016-2018, angka pengangguran yang berasal dari akademi/diploma dan universitas selalu naik. Analisa sementara menunjukan, hal tersebut terjadi karena beberapa hal, yakni rendahnya keahlian khusus dan softs skill yang dimiliki, kualitas lulusan tidak sesuai kriteria pemberi kerja, serta lapangan kerja yang terbuka terlalu sedikit dibanding jumlah lulusan SMA/SMK dan Perguruan Tinggi.


Namun demikian, menurut Harry, mahasiswa tidak perlu berkecil hati dengan adanya fenomena tersebut. Meskipun ada serbuan teknologi dan robot, ada bagian yang tidak bisa digantikan oleh robot, yakni kemanusiaan. Sebab, intuisi dan kreatifitas hanya mampu dilakukan oleh manusia, bukan robot.

“Seluruh mahasiswa UHO harus berpikir out of the box. Selalu Optimis. Saya yakin, dihadapan saya ini adalah anak-anak muda yang akan menggerakan ide gagasan menjadi sebuah kenyataan. Saya tunggu kabar gembira bahwa pendiri start up yang bisa menjadi unicorn berikutnya di Indonesia berasal dari UHO,” kata Harry, dalam materinya Jumat (15/3/2019).

Jadi, kata dia, hilangkan pesimisme dalam diri, apalagi putus asa. Hadapi masa depan dengan kepala tegak, teruslah berjuang dengan keras seolah hidup seribu tahun lagi. Jangan juga, berdoa dan selalu ikhlas setiap saat.

“Never never never give up! Jadikan kegagalan yang anda alami sebagai anak tangga menuju keberhasilan,” kata Harry.

Selain itu, ia juga berpesan kepada mahasiswa untuk tidak mudah sombong dengan kesuksesan apapun yang dicapainya. Ia juga berpesan, kepada mahasiswa untuk perdalam terus ilmu dan kompetensi yang telah dimiliki, sosialisasikan diri dengan siapapun dengan perilaku yang baik, serta yang paling penting berdoa dengan khusyuk. (b)

 


Kontributor : Sri Rahayu
Editor : Kiki

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib