Tampilan Desktop


Buron, Kejari Kolaka Kejar Pengusaha Tambang Tubagus Riko Riswanda
502 Dibaca

ZONASULTRA.COM, KOLAKA – Tim eksekusi Kejaksaan Negeri Kolaka (Kejari) Kolaka saat ini sedang mengejar Tubagus Riko Riswanda alias Riko, terdakwa penggelapan dalam hubungan kerja PT Dharma Rosadi Internasional yang di vonis penjara lima tahun yang sampai saat ini masih bebas berkeliaran.

Buron, Kejari Kolaka Kejar Pengusaha Tambang Tubagus Riko Riswanda

Jefferdian

“Kami telah menerima salinan putusan Tubagus Riko Riswanda dan saat ini lagi pencarian oleh tim eksekusi Kejaksaan Negeri Kolaka,” kata Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kolaka Jefferdian, Senin (22/2/2016) di kantornya.

Menurut Jefferdian, salinan putusan Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia Nomor 780 K/PID/2014 telah mereka terima, sehingga atas dasar itulah pihaknya langsung bergerak untuk melakukan eksekusi kepada Tubagus Riko Riswanda alias Riko.

Sayangnya, sampai hari ini keberadaan Tubagus Riko Riswanda alias Riko belum diketahui, meskipun tim eksekusinya sudah mencari di Kendari dan di Pulau Jawa yang diduga tempat kediaman Tubagus Riko Riswanda alias Riko.

“Tolong disampaikan kepada kami yah kalau ada yang melihat keberadaan Tubagus Riko Riswanda alias Riko untuk kami lakukan eksekusi terhadapnya,” harapnya.

Sebelumnya, Riko telah divonis 4 tahun penjara oleh hakim Pengadilan Negeri Kolaka sesuai putusan nomor 287/Pid.B/2012/PN.KLK tanggal 25 oktober 2013 lalu, terkait kasus pengelapan dalam hubungan pekerjaan saat dirinya menjabat Direktur Operasional PT Dharma Rosadi Indonesia (DRI)

Dengan vonis itu, Riko melakukan upaya hukum banding di Pengadilan Tinggi Sultra, namun hukumannya justru ditambah menjadi 5 (lima) tahun penjara dengan Putusan. NOMOR : 71/PID/2013/PT SULTRA yang dibacakan pada sidang terbuka untuk umum tanggal 23 Januari 2014.

Kemudian upaya hukum Kasasi Tubagus Riko Riswanda ditolak dengan putusan Mahkamah Agung nomor 780 K/PID/2014 tanggal 27 Oktober 2014. Dan salinan putusan dikirim oleh Mahkamah Agung kepada Pengadilan Negeri Kolaka dengan nomor: 728/Panmud.Pid/780 K/PID/2014 tanggal 29 Juni 2115.

Sementara terkait kasus yang juga menimpa Djoni Rosadi yang merupakan Direktur Utama PT DRI, menurut Kajari Jefferdian pihaknya belum bisa melakukan eksekusi karena belum menerima salinan resmi dari Pengadilan Negeri Kolaka.

 

Penulis : Abdul Saban
Editor : Tahir Ose

Tagged with:
HT ZonaSultra

View all contributions by HT ZonaSultra

Similar articles

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promosi & iklan

0821 1188 2277

redaksizonasultra@gmail.com

Marketing:

marketingzonasultra@gmail.com