Tampilan Desktop



Dewan Kesal Kegiatan Perusahaan Tebu di Butur Tidak Transparan
69 Dibaca

Hal ini menyusul adanya laporan dari Lembaga Independen Berbasis Rakyat (LIBRA) yang menyebut PT Sumagro Sawitara telah melakukan pembibitan dan pembukaan jalan menuju lokasi kebun, sementara segala

Hal ini menyusul adanya laporan dari Lembaga Independen Berbasis Rakyat (LIBRA) yang menyebut PT Sumagro Sawitara telah melakukan pembibitan dan pembukaan jalan menuju lokasi kebun, sementara segala bentuk regulasi baik izin operasional maupun analisis dampak lingkungan sama sekali belum ada. Selain itu, ada lahan izin perusahaan tebu yang masuk dalam lahan percetakan sawah.
Image

Suasana RDP DPRD Butur, Senin (2/3/2015). Foto Darso

“Perusahaan seharusnya lebih terbuka melakukan kegiatan, termasuk dengan regulasi yang ada. Prinsipnya memang kita membutuhkan investor, tapi pengamatan kita kadang perusahaan selalu menelantarkan rakyat, seperti perusahaan kelapa sawit yang lalu hanya mengambil kayunya kemudian kabur. Jangan sampai seperti itu juga perusahaan tebu ini (PT Sumagro Sawitara),” kesal Wakil Ketua DPRD Butur ini saat dengar pendapat antara DPRD, Pemda Butur, pihak Sumagro Sawitara dan Libra, Senin (2/3/2015).
Menurut Salam, hal yang menyangkut regulasi tentang kelayakan berdirinya perusahaan di suatu daerah harus segera dipenuhi. Begitupun persoalan lahan semuanya harus diperjelas agar tidak ada yang dirugikan.
Dikatakan, pihak perusahaan serta Pemda Butur tidak pernah menyampaikan kepada dewan terkait adanya investor yang membuka usaha di wilayah Butur ini. Tidak adanya kordinasi yang baik bisa berdampak pada masyarakat sendiri. “Jujur saja dewan sendiri tidak mengetahui kehadiran perusahaan tebu ini,” akunya.
Padahal semua stekholder harus dilibatkan agar bisa berjalan dengan baik, dan bisa meredam gejolak yang muncul di masyarakat. “Pemda sendiri kurang kordinasi dengan petugas lapangannya. Sehingga hal-hal yang disampaikan oleh LIBRA terjadi,” ungkap Salam.
Sementara itu Kordinator LIBRA, Asnawi mengungkapkan, lahan yang digunakan pihak Sumagro Sawitara ada yang berstatus lahan yang dikelola oleh masyarakat dan ada hutan konservasi yang perlu dipelihara.  ” Nah ini yang menjadi persoalan tumpang tindihnya izin dan juga mengancam hilangnya aset daerah dengan adanya perusahaan ini,” ujarnya.
Menjawab hal itu, Asisten II Pemda Butur, Darwin Kunu menjelaskan bahwa perkebunan tebu ini merupakan program nasional. Apabila program ini tumpang tindih dengan izin lain, secara otomatis izin lain itu akan segera dihentikan. ” Kalau izin lain juga di Butur ini saya kira belum ada yang prinsip, lagipula sudah akan berakhir semuanya. Jadi tidak ada masalah dengan semuanya itu,” jelasnya.
Darwin Kunu juga membenarkan, terkait uji teknis menyangkut lahan memang harus ada kordinasi antara pemerintah daerah dengan DPRD beserta perusahaan. Namun, Pemda Butur tidak serta merta menerima program tersebut tanpa ada pertimbangan keuntungan bagi rakyat. “Saya kira dengan adanya perusahaan ini akan terarah pendapatan masyarakat,” imbuhnya.
Pelaksana Lapangan PT. Sumagro Sawitara, Zaitu Ampo membantah apa yang dituduhkan LIBRA. Pasalnya, pihaknya saat ini baru melakukan uji coba pembibitan sebesar dua hektar di Desa Soloi Agung, Kecamatan Kulisusu Barat.
“Belum ada kegiatan lainnya selain uji coba pembibitan. Jadi tidak benar itu apa yang disampaikan LIBRA, apalagi sampai sepuluh hektar lahan uji cobanya, yang benar itu baru dua hektare,” tandas mantan Asisten I Pemda Butur ini.
Selain itu tanah potensi dan tanah sawah semua keluar dari lokasi izin. Diakuinya, tidak ada satu pun tanaman masyarakat yang masuk dalam lahan izin perusahaan.” Jadi itu semua yang ditakutkan tidak akan terjadi. Sampai saat ini perusahaan bertindak sesuai prosedur, kalau ada yang inprosedural maka saya duluan yang pasang badan. Terkait Amdal, masih dalam proses, bahkan sudah pada tahap akhir,” tuturnya. (Darso)
HT ZonaSultra

View all contributions by HT ZonaSultra

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promosi & Iklan

0822 9264 2997

0853 4040 4947

redaksizonasultra@gmail.com marketingzonasultra@gmail.com

ping fast  my blog, website, or RSS feed for Free