Tampilan Desktop


Diam-diam Kejari Raha SP3 Kasus La Ora
81 Dibaca

Ilustrasi

Ilustrasi

 

ZONASULTRA.COM, RAHA– Kejaksaan Negeri (Kejari) Raha telah menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Muna La Ora, tersangka kasus korupsi pembebasan lahan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Lasunapa. SP3 untuk ini, telah ditanda-tangani oleh mantan Kepala Kejari Raha, Chandra Yahya Wello, pada 21 Maret 2016 lalu.

“Untuk tersangka La Ora, kita sudah keluarkan SP3, “kata Kajari Raha, Badrut Tamam melalui Kasi Intel La Ode Abd. Sofyan, Selasa (12/4/2016).

Alasan dihentikannya penyelidikan kepada mantan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sultra itu, kata Sofyan, didasarkan pada fakta persidangan kepada dua orang terdakwa yang sebelumnya telah diputuskan bersalah oleh Pengadilan Tipikor Kendari yakni, mantan Kepala Badan Pertanahan Negara (BPN) Raha, Arifin dan mantan Kepala Desa Lasunapa, La Ode Mbirita. Dalam perkara ini, La Ora hanya terlibat secara administrasi.

“Dia tidak aktif dalam proyek pembebasan lahan PLTU tersebut. Sesuai fakta dipersidangan, kasus ini mengarah hanya pada Arifin dan La Ode Mbirita, “terangnya.

Menurut Sofyan, kendati telah dihentikan, namun kasus atas La Ora ini tidak menutup kemungkinan untuk dibuka kembali.

“Apabila kami menemukan bukti baru, kasus ini bisa dibuka kembali, “kata Sofyan.

Pengusutan kasus dugaan korupsi proyek pembebasan lahan PLTU Lasunapa senilai Rp. 4,6 miliar telah merugikan negara sekitar Rp.2,7 miliar ini.

Sebelumnya Kejari Raha menetapkan tiga orang tersangka, masing-masing Ketua tim pembebasan lahan La Ora, Sekretaris Arifin dan anggota tim La Ode Mbirita. Setelah melalui rangkaian pemeriksaan kepada tersangka dan sejumlah saksi, Kejari Raha sempat memberlakukan penahanan kota bagi ketua tim 9 tersebut.

Namun hingga dua tahun berlalu, kasus La Ora akhirnya mangkrak ke Kejari Raha. Berkas perkaranya tak kunjung dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Kendari. Sementara untuk dua tersangka lainnya, telah diputus bersalah dan kini tengah diproses kasasi di Mahkamah Agung. (A)

 

Penulis : Marly Pilok
Editor   : Kiki

DY ZonaSultra

View all contributions by DY ZonaSultra

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

PROMOSI & IKLAN

0821 1188 2277
redaksizonasultra@gmail.com
Marketing:
marketingzonasultra@gmail.com