Dinas Cipta Karya Sultra Bakal Revitalisasi Kawasan Eks MTQ

312
Dinas Cipta Karya Sultra Bakal Revitalisasi Kawasan Eks MTQ
EKS MTQ - Penyerahan kewenangan yang disaksikan secara langsung oleh Pj Sekda Sultra, dilakukan secara simbolis oleh Kepala BPKAD Sultra, Isma Kepala Dinas Cipta Karya, Pahri Yamsul, Jumat (8/3/2019). (Randi Ardiansyah/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Pengelolaan kawasan Eks MTQ Kendari, kini diserahkan ke Dinas Cipta Karya Bina Konstruksi dan Tata Ruang (Cipta Karya) Sultra. Penyerahan kewenangan yang disaksikan secara langsung oleh Pj Sekda Sultra, dilakukan secara simbolis oleh Kepala BPKAD Sultra, Isma Kepala Dinas Cipta Karya, Pahri Yamsul, Jumat (8/3/2019).

Pj Sekda Sultra, Syarifuddin Safaa menjelaskan, penyerahan kewenangan dari BPKAD Sultra ke Dinas Cipta Karya Sultra, guna menertibkan kawasan Eks MTQ dari lapak-lapak dagangan yang menghias kawasan Tugu Religi.

“Kita ingin pengelolaan izin dan penataan kawasan dilakukan oleh Dinas Cipta Karya. Sebagai langkah mengembalikan fungsi tugu persatuan, karena sekarang itu banyak lapak-lapak yang tidak memiliki izin. Ada yang memiliki izin tapi merusak wajah Eks MTQ,” terangnya.

Penyerahan pengelolaan itu pun, lanjutnya, berdasarkan SK Gubernur Sultra Nomor 124 Tahun 2019, tertanggal 30 Januari tentang penunjukan Dinas Cipta Karya Bina Konstruksi dan Tata Ruang sebagai Instansi pengelola kawasan tugu persatuan.

(Baca Juga : Kawasan Eks MTQ Kendari Kini Dilengkapi Wifi Gratis)

“Tapi untuk serah terimanya baru dapat dilakukan sekarang. Dengan aturan itu diharapkan pengelolaan bisa lebih efektif dan efisien, dan seluruh warga yang memiliki lapak di area tersebut akan di koordinasikan sama pihak Walikota Kendari, dimana para pedagang itu akan dipindahkan,” jelasnya.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sultra, Isma mengaku, saat ini pengelolaan kawasan Eks MTQ Kendari telah menyalahi fungsinya. Lantaran banyak lapak jualan yang bertebaran, dan terlihat kumuh di kawasan Eks MTQ.

“Makanya kita harap Eks MTQ ini bisa di tata kembali, dan harus di kelola dengan baik. Supaya kawasan itu bisa bersih dari sampah dan penjual. Bagaimana pun strateginya, kawasan itu harus kembali tertata,” harapnya.

Sementara, Kepala Dinas Cipta Karya dan Bina Konstruksi, Pahri Yamsul mengatakan, pihaknya akan berusaha mengelola kawasan Eks MTQ dengan baik, termasuk soal perizinan di kawasan itu.

“Tapi pengelolaan ini bukan hanya melihat perizinan, tapi juga perbaikan kawasan. Semoga kawasan itu bisa diperbaiki secara cepat dan menyeluruh, karena melihat infrastruktur kawasan tugu sudah rusak semua,” ujarnya.

Pahri pun mengaku, jika saat ini revitalisasi kawasan sudah masuk dalam lelang. Sehingga diupayakan dalam waktu dekat ini bisa dilakukan perbaikan.

“Untuk pengelolaannya akan direnovasi setelah Halo Sultra, revitalisasi akan dilakukan secara menyeluruh. Diupayakan semua kawasan akan dipagar keliling, pintu masuk akan ditutup semua. Sehingga nanti untuk perizinan fokus satu pintu,” tegasnya. (b)

 


Reporter: Randi Ardiansyah
Editor : Kiki

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib