Dispar Percepat Pengembangan Pariwisata Konsel

2
Dispar Percepat Pengembangan Pariwisata Konsel
PARIWISATA KONSEL - Kadis Pariwisata Konsel Mahar Buburanda Imran saat bersama Dirjen Pariwisata dalam rapat bersama di gedung Kementerian Pariwisata. Hal ini dalam rangka percepatan pengembangan sektor pariwisata. (Foto istimewa)

Dispar Percepat Pengembangan Pariwisata Konsel PARIWISATA KONSEL – Kadis Pariwisata Konsel Mahar Buburanda Imran saat bersama Dirjen Pariwisata dalam rapat bersama di gedung Kementerian Pariwisata. Hal ini dalam rangka percepatan pengembangan sektor pariwisata. (Foto istimewa)

 

ZONASULTRA.COM, ANDOOLO – Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui dinas pariwisata (Dispar) terus melakukan percepatan pengembangan pariwisata di wilayah itu.

Kepala Dinas Pariwisata Konsel Mahar Buburanda Imran mengatakan, beberapa destinasi wisata yang menjadi perhatian untuk dikembangkan di antaranya Air Terjun Moramo, Pulau Hari, Rawa Aopa, Air Panas Kaindi dan beberapa destinasi wisata lainya.

“Ini tidak terlepas dari wilayah Konsel sebagai pintu gerbang masuknya wisatawan di Sulawesi Tenggara,” kata Randa panggilan akrab Kadis pariwisata saat ditemui di Andoolo. Senin (6/11/2017).

Lebih lanjut Randa, sapaan akrab Mahar Buburanda Imran menjelaskan, pihaknya terus melakukan konsultasi ke Kementerian Pariwisata untuk meyakinkan pemerintah pusat dalam hal pengembangan pariwisata di Konsel.

Di akhir tahun 2017, dirjen pariwisata berencana mengunjungi Konsel untuk membantu pengembangan pariwisata yang ada di daerah ini.

“Konsultasi kami ke Kementerian Pariwisata, dirjen akan turunkan tim staf khusus untuk membantu perencanaaan dalam rangka percepatan pariwisata Konsel,” kata Randa di Andoolo, Senin (6/11/2017).

Randa berharap pemerintah daerah dapat memberikan dukungan terhadap rencana percepatan pengembangan pariwisata di Konsel.

“Membangun sektor pariwisata tidak semudah membalikkan telapak tangan, kita butuh dukungan dari berbagai pihak,” tutupnya. (B)

 

Reporter: Erik Ari Prabowo
Editor: Jumriati

Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here