Tampilan Desktop


DPRD dan Pemkab Butur “Belajar” Susun Perda di Bandung
63 Dibaca

Image
SartonoZONASULTRA. COM, BURANGA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton Utara (Butur) Sulawesi Tenggara (Sultra) terus berupaya untuk menata  sistem pemerintahan yang baik melalui peraturan daerah (Perda). Untuk mencapai hal tersebut, belum lama ini, semua instansi yang terkait dengan Perda bersama anggota komisi II dan III DPRD setempat menyambangi Kota Bandung untuk melakukan studi banding mengenai penyusunan rancangan peraturan daerah (Raperda). 
Kepala Bagian (Kabag) Humas Pemkab Butur Sartono mengatakan, studi banding itu dilakukan dalam rangka penguatan penyusunan raperda Butur tahun 2015 ini, sehingga pemetaan potensi daerah dapat terukur dan sistematis.
“Studi banding ini sangat penting dilakukan sebelum pada tahap penetapan, agar potensi daerah yang dimiliki bisa terukur dan sistematis,” terang Sartono saat ditemui Zonasultra.com di Butur, Minggu (31/5/2015)
Dikatakan, ada beberapa raperda yang dipelajari di Bandung, diantaranya raperda penyusunan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD), raperda tuntutan perbendaharaan dan ganti rugi keuangan daerah, raperda retribusi tempat rekreasi dan olahraga, raperda retribusi kekayaan daerah, dan raperda perubahan struktur bappeda.
Kajian hukum antara daerah selama ini jarang diikuti, dan kalaupun terjadi, kata Sartono implementasinya masih kurang efektif. Oleh karena itu kajian studi banding yang diikuti unsur Pemkab dan anggota DPRD Butur ini akan ditindaklanjuti pada saat pembahasan raperda nanti antara eksekutif dan legislatif.
“Kita harus banyak berguru dan memperdalam pengalaman, utamanya dalam pemetaan potensi daerah yang bisa dikembangkan untuk kemajuan daerah ke depan. Apalagi di Butur, banyak potensi sumber daya alam  yang harus dikembangkan dan dilestarikan. Makanya, disana kita mempelajari penataan sistim administrasi serta kajian teknis kewilayahan,” beber mantan jurnalis ini.
Menurut Sartono, dipilihnya Kota Bandung sebagai tempat studi banding karena daerah tersebut dianggap sudah menerapkan mekanisme dan aturan yang mumpuni dalam menyusun raperda. Selain itu, kota ini juga merupakan salah satu daerah yang memiliki sistem pemerintahan yang baik.
Dirinya berharap hasil kajian selama beberapa hari di Bandung bisa menjadi acuan bagi Pemkab dan DPRD Butur dalam menyusun raperda sehingga bisa diimplementasikan dengan baik. 
Adapun instansi yang ikut dalam studi banding tersebut yaitu badan perencanaan pembangunan daerah dan penanaman modal (Bappeda-PM), badan pengelolaan keuangan dan aset daerah (BPKAD), dan dinas pariwisata. (Darso)
HT ZonaSultra

View all contributions by HT ZonaSultra

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promosi & iklan

0821 1188 2277

redaksizonasultra@gmail.com

Marketing:

marketingzonasultra@gmail.com

© Copyright 2016 - PT. Citra Media Abadi