Tampilan Desktop


DPRD Konsel Reses, Ini Usulan Masyarakat
87 Dibaca

ZONASULTRA.COM, ANDOOLO – Para anggota DPRD Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra) telah melaksanakan reses di daerah pemilihan (Dapil) masing-masing. Hasilnya, mayoritas masyarakat di daerah itu mengusulkan bibit pertanian, alat tangkap nelayan dan perbaikan infrastruktur jalan tani.

Ketua DPRD Konsel, Irham Kalenggo mengatakan, banyaknya permintaan masyarakat terkait bantuan pertanian dan perkebunan disebabkan fenomena El Nino pada 2015 lalu, banyak tanaman yang menggalami gagal panen juga mati.

Politisi Golkar ini melanjutkan, infrastruktur jalan seperti jalan usaha tani juga perlu ditingkatkan dan menjadi permohonan sebagian besar masyarakat di kabupaten itu. Sebab ada beberapa jalan usaha tadi yang kondisinya sangat parah seperti di Kecamatan Mowila, Basala dan Landono.

Menurut Irham, perbaikan jalan harus menjadi prioritas karena hasil tanaman para petani sering dijual murah di lokasi tanam dengan alasan akses jalan untuk sampai ke jalan poros tidak memungkinkan.

DPRD Konsel Reses, Ini Usulan Masyarakat

Irham Kalenggo

“Peningkatan jalan yang sangat rusak seperti Mowila tembus Landono sampai hari ini jalannya sangat parah, begitupun dengan Kecamatan Basala meskipun di jalan poros Alhamdulillah sudah bagus tetapi untuk jalan usaha tani masih banyak yang harus ditingkatkan untuk diperbaiki,” terang Irham, Senin (21/3/2016)

Dikatakan dia, pada tahun 2017 nanti, pihaknya akan mendorong usulan masyarakat tersebut agar dapat terealisasi. Usulan tersebut juga akan disampaikan ke bupati setelah rencana pembangunan jangka menengah (RPJM) selesai.

“Kalau memungkinkan di perubahan anggaran 2016, hanya kita masih menunggu RPJM bupati untuk kita melihat karena harus mendukung dan mendorong sehingga programnya bisa terlaksana,” ungkapnya.

Sementara itu, beberapa kecamatan yang ada di wilayah pesisir pantai, lanjut Ketua DPD Golkar ini banyak mengusulkan alat tangkap perikanan. Sebagian kecil mengajukan budidaya rumput laut.

“Itu semua mengusulkan alat-alat tangkap, bahkan ada yang mengusulkan untuk bagang apung,” ujarnya.

Namun yang menjadi kekhawatiran, lanjut dia, Pemerintah Provinsi Sultra sangat membatasi adanya bantuan sosial. Sebab, usulan-usulan tersebut masuk dalam kategori bantuan sosial.

Olehnya itu, untuk mengakomodir seluruh kebutuhan masyarakat, pihaknya bakal memasukkan usulan dalam perencanaan program kabupaten sebagai dokumen daerah.

“Saya kira kalau itu sudah menjadi kebutuhan, pemerintah harus bertanggung jawab memberikannya sebab masyarkat sebagian besar hanya mengantungkan hidupnya disitu. Mau makan saja susah apalagi membeli bibit,” tutupnya.

 

Penulis : Irfan Mualim
Editor   : Jumriati

 

 

JN ZonaSultra

View all contributions by JN ZonaSultra

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promosi & iklan

0821 1188 2277

redaksizonasultra@gmail.com

Marketing:

marketingzonasultra@gmail.com