Tampilan Desktop


Green City Punya 8 Atribut
236 Dibaca

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Mewujudkan Kota Kendari yang bersih dan hijau seperti yang tercantum dalam visi misi Kota Kendari tidak dilakukan sekaligus, melainkan secara bertahap. Pada periode pertama pemerintahan Asrun dan Musadar, Pemerintah Kota Kendari menjalakan program Kendari bersih dan hijau dengan indikator keberhasilan Piala Adipura.

Adipura dipilih sebagai indikator keberhasilan karena dalam kriteria Piala Adipura sangat banyak indikator yang mengarahkan Kota Kendari bisa menjadi kota hijau dan bersih.

“Untuk menerapkan kebersihan tidak hanya dengan kata-kata, makanya saya langsung terapkan dengan cara memberikan contoh nyata, yang pertama saya samakan persepsi tentang bersih dan hijau. Di periode pertama ini saya selalu sebut dengan single media, dan di periode saya yang kedua ini saya tambah smart and green city, dan endingnya itu liveable city atau kota layak huni”, kata Wali Kota Kendari Asrun, Kamis(17/9/2015).

Dalam mencapai cita-cita kota layak huni, lanjut dia akan ada pembenahan yang signifikan, terutama dari sisi infrastruktur yang layak bagi semua kalangan, baik anak-anak, orang dewasa, orang tua dan divable atau penyandang cacat. Upaya ini dilakukan untuk memberikan kenyamanan bagi warga kota yang tinggal di Kendari.

ir asrunAsrun menjelaskan, konsep green city yang dijalankan Pemerintah Kota Kendari cukup luas karena meliputi 8 atribut yakni perencanaan pembangunan yang berwawasan lingkungan (green planning and design), ruang terbuka hijau (green open space), pengelolaan sampah ramah lingkungan (green waste), transportasi publik ramah lingkungan (green transportation), air bersih (green water), energi ramah lingkungan (green energy), bangunan ramah lingkungan (green building) dan komunitas ramah lingkungan (green community).

“Mulai dari perencanaan harus berwawasan lingkungan, orang kalau mendesain misalnya komposisi ruang terbuka hijaunya minimal 30 persen, bangunannya juga harus ramah lingkungan. Ke depan saya akan mulai menerapkan green building, siapa yang bisa menerapkan konsep ini akan diberi kompensasi pengurangan pembuatan IMB,” lanjutnya.

Dari sisi transportasi, lanjut Asrun, pemerintah mulai menerapkan konsep transportasi ramah lingkungan melalui pengadaan bus Translulo  yang saat ini sudah berjumlah 7 unit. Kendaraan ini juga dilengkapi dengan failitas smart card untuk mengajarkan masyarakat menggunakan pembayaran non tunai.

 

HT ZonaSultra

View all contributions by HT ZonaSultra

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

PROMOSI & IKLAN

0821 1188 2277
redaksizonasultra@gmail.com
Marketing:
marketingzonasultra@gmail.com