Tampilan Desktop


Gunakan BPKB Palsu, Pedagang Beras Jual Mobil Rental
85 Dibaca

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Ketut Wiyasah (28), warga Kelurahan Lalohara yang sehari-harinya berprofesi sebagai pedagang beras harus mendekam di balik jeruji besi. Pasalnya, dia dilaporkan ke kantor Polsek Mandonga, atas penipuan dan penggelapan.

Kasus ini berawal saat tersangka menyewa mobil jenis Avanza di rental Semeru yang berlokasi di jalan Sao-Sao, Kota Kendari. Namun oleh Ketut, mobil tersebut malah digadai ke seorang perempuan bernama Ija senilai Rp. 70 juta.

Kanit Reskrim Polsek Mandonga, Iptu Supratman mengatakan, setelah menggadai mobil itu, Ija mendesak tersangka untuk mengembalikan uang yang dipinjam tersangka. Karena terdesak, dia akhirnya menjual mobil tersebut ke show room milik Jumran senilai Rp. 90 juta.

“Dasarnya pak jumran membeli, karena STNK dan BPKB mobil itu ada dan kwitansi pembelian juga di sertakan tersangka. Setelah beberapa hari mobil tersebut dipajang di show room dan tidak sengaja pemilik mobil lewat dan melihat mobilnya terpanjang, karena penasaran akhirnya yang punya ini singgah dan bertanya. Kok mobil saya di pajang di sini, di situ Pak Jumran kaget,” ungkapnya di Mapolsek Mandonga, Kamis (30/7/2015).

Mengetahui hal itu, lanjut Supratman, Jumran lalu memperlihatkan STNK, serta BKPB dan Kuitansi mobil tersebut sebagai bukti. Ternyata, BPKB dan Kwitansi yang diterimanya dari tersangka palsu. “Jadi BPKB aslinya masih ada di Amanah Finance, mobil itu sebelumnya milik ibu tri. Tapi karena tidak bisa membayar angsurannya, akhirnya dilanjutkan oleh pemilik rental Semeru ini,” ujarnya.

Mengetahui dirinya telah ditipu, Jumran langsung melaporkan hal tersebut ke polisi, pada Sabtu (6/6/2015). Namun, Jumran tak datang sendiri, melainkan bersama tersangka. Setelah dilaporkan oleh Jumran, ternyata pihak Mandiri Finance juga melaporkan tersangka ke pihak berwajib dengan kasus yang sama.

“Sekarang berkasnya tinggal menunggu hasil laboratorium forensik di makassar, dan kita juga saksi ahli dari Dirlantas Polda Sultra sehubungan dengan masalah pengunaan BPKB palsu,” tukasnya.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat pasal 378 tentang penipuan dengan ancaman kurungan 4 tahun penjara serta pasal 263 KUHP ayat 2 tentang penipuan dan penggunaan surat palsu dengan ancaman kurungan 6 tahun penjara.

 

HT ZonaSultra

View all contributions by HT ZonaSultra

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promosi & iklan

0821 1188 2277

redaksizonasultra@gmail.com

Marketing:

marketingzonasultra@gmail.com