Tampilan Desktop

Gunakan Sistem E-Filing, Dirjen Pajak Wilayah Sultra Target 2,1 Triliun
44 Dibaca

Gunakan Sistem E-Filing, Dirjen Pajak Wilayah Sultra Target 2,1 Triliun

PEKAN PANUTAN– Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Sulawesi Selatan, Barat (Sulselbar) dan Tenggara Neilmaldrin Noor saat memberikan sambutan dalam cara pekan panutan penyampaian SPT tahunan PPh orang pribadi tahun 2015, dalam kegiatan ini dihadiri oleh Gubernur Nur Alam, Walikota Kendari Asrun serta Bupati Konawe, Konawe Utara, Konawe Kepulaun dan Wakil Bupati Konawe Selatan (Konsel) serta Rektor UHO Usman Rianse, Kapolda Sultra, TNI AL, Kejaksaan Negeri Kendari dan Perwakilan BI Sultra. Selasa (22/3/2016). ILHAM SURAHMIN/ZONASULTRA.COM

 

ZONASULTRA.COM,KENDARI– Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Sulawesi Selatan, Barat dan Tenggara tingkatkan pelayanan terhadap seluruh wajib pajak melalui sistem e-filing atau penyampaian SPT secara elekteonik yang dilakukan secara online dan real time melalui internet.

Kepala Kanwil DJP Sulselbar dan Tenggara Neilmaldrin Noor mengungkapkan program e-filing tersebut untuj memberikan kemudahan akses guna meningkatkan pelayanan kepada wajib pajak untuk memenuhi kewajiban pelaporan Surat Pemberi Tahuan (SPT) tahunannya.

“Hal tersebut juga terkait dengan ketentuan perudang-undangan aparatur negara tentang kewajiban walikota, bupati dan seluruh ASN,TNI dan Polri untuk memasukkan SPT melaui e-filling,” kata Neilmaldrin Noor saat konferensi pers dalam acara pekan panutan penyampaian SPT tahunan PPh orang pribadi tahun 2015, Selasa (22/3/2016) di Grand Clarion Hotel Kendari.

Mantan Kakanwil DJP Nusa Tenggara (Nusra) tersebut menegaskan dengan adanya keterkaitan seluruh kepala daerah, ASN, TNI dan Polri, secara nasional DJP RI menargetkan capaian pajak sebesar Rp.1.360 triliun untuk tahun 2016. Kemudian untuk wilayah Sulawesi Selatan, Barat (Sulselbar) dan Tenggara pihaknya menargetkan sebesar Rp. 15,2 triliun.

Sedangkan untuk wilayah provinsi Sulawesi Tenggara khususnya, ditargetkan sebesar Rp.2,145 triliun dengan estimasi pertumbuhan sebesar 47 persen dari capaian tahun sebelumnya sebesar Rp. 1,453 triliun.

Meskpiun ada kendala terkait penggunaan sistem e-filing terutama di daerah pelosok yang belum terjangkau oleh jaringan internet, menurutnya masih banyak cara yang dapat dilakukan untuk melakukan pelaporan SPT tahunan.

“Ya kalau kesulitan jaringan, melalui cara manual saja seperti biasa dan bisa melakukan pembayaran seperti kantor pos dan itu bukan menjadi kendala besar,” ujarnya.

Sehingga dengan adanya sistem e-filing tersebut, target yang diharapakan DJP dapat terpenuhi secara maksimal. Salah satu usulan yang diberikan Gubernur Sultra Nur Alam saat memberikan sambutannya menyatakan bahwa DJP harus melakukan peninjauan di desa-desa karena desa dapat menjadi target potensi pajak.

Ditanyakan terkait usulan Nur Alam, Neilmaldrin Noor menunjukkan sikap optimis dan sangat setuju dengan hal tersebut. Meskipun pihaknya telah melaksanakan sosialsasi di desa-desa sejak tahun lalu dengan turunya bantuan dana desa seluruh Indonesia. Mulai dari sosialisasi pada kepala desa, sekretaris serta aparatur desa lainnya.

Untuk dikethui, sumber pajak terbesar di Sulawesi Tenggara (Sultra), 40 persen berasal dari pemerintahan, 28 persen konstruksi dan sisanya berada pada sektor lainnya.

 

Penulis    : Ilham Surahmin
Editor    : Tahir Ose

Tagged with:
HT ZonaSultra

View all contributions by HT ZonaSultra

Similar articles

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

PROMOSI & IKLAN

0821 1188 2277
redaksizonasultra@gmail.com
Marketing:
marketingzonasultra@gmail.com