Tampilan Desktop


Hendak Selamatkan Adik yang Dikeroyok, Seorang Kakak Tewas
21 Dibaca

ZONASULTRA.COM, BURANGA – Niat untuk menyelamatkan adiknya yang dikeroyok, seorang pemuda atas nama La Ode Masromi alias La Romi (21) asal Desa Wamboule Kecamatan Kulisusu Utara (Kulut) Kabupaten Buton Utara (Butur) Sulawesi Tenggara (Sultra), menghembuskan nafas terakhirnya dengan kondisi mengenaskan.

La Romi ditemukan tewas oleh seorang warga di dalam hutan. Pada saat pertama kali dilihat, posisi korban duduk tengkurap. Diduga pria muda yang masih berstatus mahasiswa itu merupakan korban pengeroyokan oleh enam orang pemuda yang berseberangan kampung yakni LP (18), RM, LW, PW, CC, LN.

Kapolsek Kulisusu AKP Lido R Antoro, SH. Sik melalui Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Bripka Burhanudin saat dikonfirmasi di kantornya, Jumat (26/6/2015) sore membenarkan penemuan mayat tersebut. Korban mengalami luka tusuk hingga mengeluarkan bau yang tidak sedap.

“Saat ditemukan tadi pagi tepatnya pukul 05.30 Wita korban sudah tidak bernyawa, korban pun sudah berbau,” terangya.

Setelah mendapatkan laporan dari warga sekitar jam 06.30 Wita, pihaknya, lanjut Burhanuddin langsung menuju ke lapangan dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Kemudian korban dibawa ke RSUD untuk divisum.

Berdasarkan pengembangan, Burhanudin menjelaskan, korban dikeroyok oleh enam orang pemuda pada Kamis (25/6/2015) pagi, sekitar pukul 05.30 Wita. Awalnya, adik korban Yordan bersama temannya Iman tengah jalan subuh, begitu juga dengan para pelaku hendak menuju kampung

Di tengah jalan, tepatnya di depan Puskesmas Kulut, mereka berpapasan sehingga terjadi perkelahian. Korban yang mendengar kejadian itu, langsung ke tempat perkelahian dan mendapati adiknya sudah dikeroyok. Korban berniat menyelamatkan adiknya, saat itulah sang adik bersama rekannya berhasil melarikan diri. Sementara korban terus melakukan perlawanan, hingga akhirnya ditusuk oleh para pelaku.

“Ini korban datang untuk membantu adiknya, pada saat adiknya bisa melarikan diri, tinggal dia yang jadi bulan-bulanan,” jelasnya.

Korban sempat melarikan diri hingga ke hutan, namun akibat kehabisan darah karena mengalami luka tusuk pada bagian punggung sebelah kiri, lecet pada pipi kiri, luka lecet pada tulang kering kaki kiri dan luka pada kelopak mata sebelah kanan, korban meninggal di dalam hutan. Ke enam pelaku kini sudah diamankan di sel tahanan Polsek Kulisusu beserta barang bukti sebilah badik, baju korban, celana dan sarung korban.

“Setelah kami bawa korban di rumah sakit, kami langsung lakukan penyisiran dan berhasil mengamankan para pelaku di kediaman masing- masing beserta barang bukti. Mereka ini sudah mengakui perbuatannya,” pungkasnya.

Bur panggilan akrabnya, mengaku akan terus melakukan pengembangan terkait dugaan apakah pengeroyokan dan pembunuhan ini sudah direncanakan. ” Itu yang akan kita kembangkan, nanti diliat hasil penyidikannya dan fakta hukum lainnya. Sekarang belum bisa mengambil kesimpulan motif dari pengeroyokan sampai adanya yang tewas,” ujar dia.

Atas perbuatannya, para tersangka ini dikenakan pasal berlapis yakni pasal 338 , Pasal 170 ayat 2 dan pasal 351 ayat 3 tentang pembunuhan dan pengeroyokan yang mengakibatkan seseorang meninggal, dengan hukuman maksimal 15 tahun kurungan.

 

HT ZonaSultra

View all contributions by HT ZonaSultra

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promosi & iklan

0821 1188 2277 redaksizonasultra@gmail.com Marketing: marketingzonasultra@gmail.com