Tampilan Desktop

Hilang Dibawa Arus, Nelayan di Butur Ditemukan Sudah Membengkak
35 Dibaca

ZONASULTRA.COM, BURANGA– Setelah enam hari menghilang dibawah arus laut, nelayan bernama La Mado (70) warga Lemo, Kecamatan Kulisusu, Kabupaten Buton Utara (Butur) Sulawesi Tenggara (Sultra), akhirnya ditemukan tak bernyawa dengan kondisi sudah membengkak dan mengeluarkan bau tak sedap.

Mayat nelayan lanjut usia itu pertama kali ditemukan mengapung di pesisir pantai Lemo Kecamatan Kulisusu pada hari Sabtu (26/9/2015) sekitar pukul 09.00 Wita.

Kapolsek Kulisusu Ajun Komisaris Polisi (AKP) Irwan Tahir saat dikonfirmasi di kantornya, Minggu (27/9/2015) membenarkan penemuan mayat tersebut.

“Ya sudah ditemukan, tapi sudah tidak bernyawa. Korban ini terbawah arus laut sejak, Senin (21/9/2015) lalu,” katanya.

Berdasarkan pengakuan ponakan korban Wahid (40), korban memasang perangkap ikan (bubu) di laut sambil melilitkan tali perahu di tangannya. Tiba-tiba tali sampan terlepas dan terbawa arus.

La Mado berusaha berenang mengejar sampan tersebut. Namun karena arus laut cukup deras, korban kelelahan dan langsung tenggelam.

Padahal sebelum kejadian, korban sudah diingatkan oleh Wahid agar tidak mengejar sampan itu karena arus cukup kuat, tapi korban tetap ngotot untuk mendapatkan kembali perahunya.

“Kemungkinan penyebab kematian korban karena kelelahan. Padahal menurut pengakuan warga setempat, kalau korban ini jago berenang,” kata Wahid.

Sebetulnya pihak kepolisian sudah bekordinasi dengan Basarnas akan melakukan visum untuk mengetahui motif dibalik kematian korban. Tapi, pihak keluarganya minta supaya cepat dikubur, karena kondisi mayat sudah membengkak.

“Makanya kita buatkan berita acara saja, supaya dikemudian hari tidak ada tuntutan,” ujar Wahid.

 

HT ZonaSultra

View all contributions by HT ZonaSultra

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

PROMOSI & IKLAN

0821 1188 2277
redaksizonasultra@gmail.com
Marketing:
marketingzonasultra@gmail.com