Tampilan Desktop


HUT RI di Pulau Bokori, Sejumlah SKPD Dapat Kendala
227 Dibaca

HUT RI di Pulau Bokori, Sejumlah SKPD Dapat Kendala

RAPAT HUT RI– Rapat pemantapan HUT RI ke-71 membahas tentang persiapan panitia terkait pelaksanaan upacara di Pulau Bokori, Kamis (4/8/2016). Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sultra Lukman Abunawas (baju putih) memimpin langsung rapat pemantapan tersebut. ILHAM SURAHMIN/ZONASULTRA.COM

 

ZONASULTRA.COM,KENDARI– Sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mendapatkan kendala terkait pelaksanaan HUT RI ke-71 di Pulau Bokori, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe.

Dalam rapat pemantapan HUT RI ke-71, Kamis (4/8/2016) di Aula Rapat Gubernur Sultra, sejumlah SKPD memaparkan terkait sejauh mana persiapan yang telah dilakukan masing-masing penanggungjawab dalam kepanitiaan HUT RI tahun 2016.

Kepala Dinas (Kadis) Perkerjaan Umum (PU) Provinsi Sultra La Ode Saidin mengungkapkan, sejumlah sarana untuk pelaksanaan upacara sudah rampung sekitar 50 persen. Dimana saat ini pihaknya telah mengerjakan tiang bendera, panggung utama, lokasi peserta upacara serta yang sementara dalam pengerjaan yaitu jembatan penghubung antara pulau A dan B serta pembangunan dermaga kapal yang diperkirakan 1 sampai 2 hari kedepan selesai.

“Rencananya juga kami akan memasang balon merah putih sekitar 200 sampai 300 balon serta 3 balon besar yang akan dipasang di pulau B,” ungkap La Ode Saidin di hadapan forum rapat.

Kemudian, untuk pelaksanaan malam kenegaraan akan dilaksanakan di pulau A. Disamping itu juga pihaknya memberikan masukkan kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Sultra Lukman Abunawas sebagai pemimpin rapat hari ini terkait kendala yang dihadapi yaitu masalah sanitasi untuk persiapan WC darurat.

Selain Kadis PU, Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Provinsi Sultra Hado Hasina mengungakapkan, untuk transportasi penyebarangan menuju pulau Bokori pihaknya telah menyediakan, akan tetapi terdapat sejumlah kendala terkait kondisi air laut di saat pelaksanaan upacara apakah pasang atau surut, sehingga kapal yang dapat mengangkut penumpang sebanyak 500 orang tidak dapat digunakan.

“Yang bisa digunakan itu yang 100 orang itu bisa kita pakai kapal dari KSOP dan KPLP dan itu sudah aman,” ungkapnya.

Meski begitu, dirinya memberikan saran kepada forum rapat agar jumlah peserta dibatasi dari target sekitar 1.500 peserta. Pasalnya, dengan begitu banyak peserta akan menyebabkan pembengkakan anggaran untuk transportasi penyebrangan kapal. Sehingga dia mengharapakan agar peserta dibatasi selama tidak menghilangkan roh dari pelaksanaan upacara HUT RI ke-71 tahun 2016.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada ketetapan anggaran yang dikucurkan pemerintah Sultra. Pasalnya, rapat masih akan dilanjutkan kembali pada tanggal 11 Agustus 2016 untuk pembagian anggaran. Dan saat ini peserta rapat akan kembali melanjutkan rapat setelah istirahat siang. (B)

 

Reporter : Ilham Surahmin
Editor  : Rustam

Tagged with:
HT ZonaSultra

View all contributions by HT ZonaSultra

Similar articles

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promosi & iklan

0821 1188 2277

redaksizonasultra@gmail.com

Marketing:

marketingzonasultra@gmail.com