iklan zonasultra

iklan zonasultra

Ini Sosok Baru Peraih Nilai Tertinggi SKD CPNS di Sultra

Muhammad Iskandar Zulkarnain
Muhammad Iskandar Zulkarnain

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Mendapatkan nilai atau skor tertinggi dalam Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menjadi salah satu kebanggaan tersendiri. Pasalnya, cukup sulit untuk mendapatkan nilai yang memuaskan.

Sebelumnya peraih nilai tertinggi SKD CPNS Sulawesi Tenggara (Sultra) 2018 dipegang oleh Nurlely Tri Wahyuni dengan skor 360. Kini ada sosok baru yang mencapai skor 369. Ia adalah Muhammad Iskandar Zulkarnain.

Iskandar merupakan CPNS di lingkup Pemerintah Kota Kendari. Ia mengikuti seleksi pada Minggu, 4 November 2018 pukul 10.00 Wita.

(Baca Juga : Di Kendari dari 3.872 Peserta Tes CPNS, Hanya 67 Lulus Passing Grade)

Lulusan S-1 Teknik Informatika Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari ini sukses mengumpulkan skor 369 dengan nilai Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) 130, Tes Intelegensia Umum (TIU) 95, dan Tes Keperibadian (TKP) 144.

Pria kelahiran Kendari tahun 1993 ini mengambil formasi di Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) dengan jabatan analisis sistem informasi dan jaringan.

Tips Menjawab Soal SKD

Untuk menjawab 100 soal SKD dalam waktu 90 menit, Iskandar menerapkan beberapa tips. Pertama manajemen waktu. Harus ada target batas waktu pengerjaan soal TWK, TIU, dan TKP. Usahakan tidak tertinggal lebih dari satu menit untuk mengerjakan setiap soal.

Ini Sosok Baru Peraih Nilai Tertinggi SKD CPNS di SultraStrategi waktu yang diterapkannya untuk mengerjakan soal TWK ia tentukan 25 menit, kemudian TIU 30 menit, sedangkan TKP 25 menit dan 10 menit terakhir dimanfaatkan untuk mengerjakan soal yang dilewatkan sebelumnya.

Kedua, harus tenang dan konsentrasi pada saat membaca soal. Apalagi untuk soal TWK dan TKP, harus bisa membaca cepat dan langsung memahami maksud soal dan jawabannya.

“Dan yang paling penting, pastinya pada saat berangkat tes jangan lupa minta doa restu dari orang tua,” kata Iskandar kepada zonasultra.com saat ditemui di Kendari, Selasa (6/11/2018).

“Sebenarnya saya juga targetkan TKP itu 35 menit, karena berdasarkan yang sudah tes sebelumnya, banyak yang jatuh di situ (TKP). Tapi Alhamdulillah kemarin bisa selesai sekitar 25 menitan. Jadi masih ada waktu sisa sekitar 10 menit untuk mengerjakan soal yang terlewat,” tambahnya.

Soal TKP Sulit

Ribuan peserta telah mengikuti tes SKD dan dinyatakan tidak lulus karena nilai mereka tidak memenuhi passing grade. Meskipun lulus pada soal TWK dan TIU, tapi tidak sedikit yang jatuh pada soal TKP.

Soal TKP dianggap sulit dan menguras banyak waktu untuk dikerjakan, karena bacaannya yang cukup panjang dan perlu analisa yang baik.

Hal ini juga dirasakan Iskandar. Menurutnya, soal TKP memiliki tingkat kesulitan cukup tinggi, berbeda dengan soal TKP pada seleksi sebelumnya.

(Baca Juga : Pemda Konkep Usulkan Perengkingan Sisa Kuota CPNS)

“Biasanya hanya dengan langsung melihat pilihan jawaban kita langsung bisa memilih jawaban yang paling benar,” ujar Izul, sapaan akrabnya.

Mengerjakan soal TKP tahun ini, alangkah baiknya terlebih dahulu membaca dan memahami dengan cepat konteks dan maksud dari soal.

Pasalnya, pilihan jawaban yang disediakan kesemuanya hampir benar dan peserta harus memilih mana yang paling benar diantara pilihan tersebut. Sehingga, Izul menambahkan mungkin saja banyak peserta terkecoh dan akhirnya kurang tepat memilih jawaban karena alasan itu.

Untuk mengerjakan soal TIU, menurut Izul, harus banyak latihan mengerjakan soal yang bisa didapatkan dari berbagai sumber, baik itu buku CPNS atau melalui situs di internet.

Sedangkan untuk soal TWK sendiri, dirinya banyak mendapatkan soal yang memerlukan analisa dan soal teorinya kurang.

“Saya rasa itu juga yang membuat saya bisa dengan lancar menjawab soal TWK,” jelasnya.

Meski memiliki nilai SKD tinggi, rasa keyakinan tidak lulus sempat menghantui Izul pada menit terakhir pelaksanaan tes.

“Menit-menit akhir sebenarnya saya agak kurang yakin untuk lulus, karena 3 sampai 4 soal terakhir saya hanya kerjakan dalam waktu kurang dari 2 menit,” pungkasnya.

Berikut daftar peserta CPNS lain yang memiliki skor tinggi

William nomor peserta 74711130000406 total skor 368 dengan nilai TWK 100, TIU 125, dan TKP 143; Rifqa Dian Hardiyanti nomor peserta 74711220000067 total skor 350 dengan nilai TWK 115, TIU 90, dan TKP 145; Nur Shehah Djamal nomor peserta 74711230000028 total skor 363 dengan nilai TWK 120, TIU 100, dan TKP 143.

Rahmawati nomor peserta 74711230001205 total skor 359 dengan nilai TWK 120, TIU 95 dan TKP 144; Sri Wahyu Ningsih nomor peserta 74051230000669 total skor 361 dengan nilai TWK 115, TIU 100 dan TKP 146; Samrika Devi nomor peserta 74051230000083 total skor 354 dengan nilai TWK 125, TIU 85, dan TKP 144.

Nulasta Mustakim nomor peserta 7405123000463 total skor 352 dengan nilai TWK 100, TIU 105, dan TKP 147;Tri Wahyuni nomor peserta 74051230000193 total skor 366 dengan nilai TWK 115, TIU 100, dan TKP 151; I Gede Sukayanto total skor 352 dengan nilai TWK 105, TIU 100, dan TKP 147.

Deni Putra Madani nomor peserta 74131120000062 total skor 358 dengan nilai TWK 110, TIU 105 dan TKP 143; Reza Amri nomor peserta 74131130000634 total skor 360 dengan nilai TWK 120, TIU 95 dan TKP 145; Nurhawa nomor peserta 74131230000026 total skor 358 dengan nilai TWK 125, TIU 90 dan TKP 143 dan Erni Pita Sari nomor peserta 74011230000361 total skor 356 dengan nilai TWK 110, TIU 100 dan TKP 146. (A)

 


Reporter: Ilham Surahmin
Editor: Jumriati

2 KOMENTAR

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib