Tampilan Desktop


Ini Tanggapan Walikota Soal Pembatalan Raperda RSUD Kota Kendari
73 Dibaca

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Walikota Kendari, Asrun angkat bicara terkait pembatalan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) nomor 10 tahun 2015 tentang pergantian nama RSUD Abunawas menjadi RSUD Kota Kendari oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Prostitusi di Kendari, Walikota: Jangan Mimpi Mau Dilegalkan

Asrun

Menurutnya, dasar Pembatalan dari pemerintah provinsi terhadap Raperda nomor 10 tahun 2015 tersebut sangat tidak mendasar dan terkesan diadakan-adakan.

Pasalnya, jika hanya persoalan nomor registrasi seharusnya pemprov bisa menyampaikan ke pemerintah kota Kendari untuk dilakukan perbaikan bukan malah membatalkan raperda tersebut.

“Jangan karena ada kepentingan salah satu pihak, Raperda nomor 10 tahun 2015 ini dibatalkan. Sebab kajian dan dasar pembuatan Raperda ini sangatlah jelas,” ungkapnya di usai penyerahan remisi di Rutan Kendari, Rabu (17/8/2016).

Untuk itu, lanjut Walikota Kendari dua periode ini, meskipun pemerintah provinsi mengambil keputusan seperti itu, pihaknya akan tetap menggunakan nama RSUD Kota Kendari dan tidak lagi menggunakan nama RSUD Abunawas.

Persoalan dasar hukum dari lembaga tersebut, tambah Walikota, pihaknya akan segera melakukan perbaikan dan mengusulkan kembali ke Pemerintah Provinsi untuk ditetapkan menjadi Perda.

“Pergantian nama rumah sakit ini menjadi wewenang kami dari Pemerintah Kota Kendari sebagai pemilik rumah sakit,” tukasnya. (B)

 

Reporter : Muh Rasman Saputra
Editor : Kiki

Tagged with:
DY ZonaSultra

View all contributions by DY ZonaSultra

Similar articles

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promosi & iklan

0821 1188 2277

redaksizonasultra@gmail.com

Marketing:

marketingzonasultra@gmail.com