Tampilan Desktop


Inilah 9 Fakta Penting Terkait Gerhana Matahari Total di Indonesia
531 Dibaca

ZONASULTRA.COM,KENDARI– Gerhana Matahari Total (GMT) yang terjadi di Indonesia merupakan salah satu fenomena langkah dan sayang jika Anda lewatkan.

Inilah 9 Fakta Penting Terkait Gerhana Matahari Total di Indonesia

Ilustrasi

Namun, terdapat sejumlah fakta penting yang perlu Anda ketahui terkait GMT yang terjadi di Indonesia pada tanggal 9 Maret 2016, berikut ulasannya sumber dari Badan Meterologi, Klimatologi dan Geofisika (BKG) Kendari :

1. Tujuan pengamatan GMT adalah untuk mendapatkan informasi gangguan medan magnet bumi dan gravitasi efek dari GMT serta rekaman peristiwa GMT.

2. Sasaran dari pengamatan GMT adalah untuk mengamati dan merekam saat-saat terjadinya GMT, serta mengetahui perubahan terhadap variasi medan magnetbumi dan perubahan anomali gravitasi serta efeknya yang diukur dari tempat-tempat tertentu di permukaan Bumi.

3. Lingkup kegiatan pengamatan GMT yang akan dilakukan oleh Kedeputian Bidang Geofisika BMKG khususnya Pusat Seismologi Teknik Geofisika Potensial dan Tanda Waktu.

Terdapat lima kegiatan yaitu,(1)Pengamatan GMT di Ternate, Palu,Tanjung Pandan dan Bengkulu,(2)Pengamatan Gravitasi di Palu,(3)Pengamatan Medan Magnetbumi di Palu, Manado, Kupang, Jayapura,Pelabuhan Ratu, Tangerang dan Tuntungan, Gunung Sitoli, dan Liwa,(5)Pengamatan dengan teropong saat terjadinya GMT.

4. Dalam rangka pelayanan untuk masyarakat yang tidak bisa hadir di lokasi GMT, BMKG menyediakan video streaming informasi fenomena GMT melalui video streaming melalui website BMKG.

5. Terdapat dua hipotesis yang diperoleh dalam pengamatan GMT. Pertama, peristiwa terjadinya Gerhana Matahari Total (GMT) akan menutup proses pemanasan dan ionisasi di lapisan ionosfer sehingga “arus ionosfer” terganggu. Kejadian ini akan mengakibatkan gangguan medan magnetbumi. (Artikel Terkait : Inilah Kota Yang Dapat Menyaksikan Gerhana Matahari Total di Indonesia)

Untuk menguji ini dapat dilakukan dengan membandingkan pengamatan magnetbumi di tempat-tempat yang dilalui GMT dan stasiun-stasiun magnetbumi diluar lintasan GMT.

Kedua, peristiwa terjadinya GMT posisi Matahari, Bulan dan Bumi satu garis lurus. Dalam posisi demikian akan menyebabkan perubahan gaya tarik Matahari dan Bulan menjadi maksimum terhadap bumi.

Hal ini akan diamati dengan pengukuran gravitasi di suatu tempat secara kontinu dan hasilnya akan dibandingkan nilai Bouguer Anomali(BA) jauh sebelum (1 bulan) dan sesudah (1bulan) terjadi GMT dengan nilai BA saat terjadi GMT.

6. Metode pengamatan GMT 9 maret 2016 mencakup pengamatan mandiri dan online. Pengamatan mandiri dilakukan dengan menggunakan teleskop yang dilengkapi detektor bintang yang dihubungkan ke komputer akuisisi dan analisis data.

Sementara itu dalam pengamatan online, data yang masuk ke dalam komputer akuisisi diteruskan ke server video streaming BMKG melalui internet.

Dengan teknologi ini maka GMT dapat diakses melalui internet ke di berbagai tempat melalui website BMKG.

7. Berbahayakah melihat peristiwa GMT? Jika melihatnya pada saat fase gerhana Matahari total terjadi, maka melihat tidak berbahaya. Namun akan menjadi sangat berbahaya jika melihat langsung pada saat terjadi gerhana sebagian, dengan durasi yang lama, maka hindari melihat pada fase ini.

8. Jangan melihat langsung ke arah matahari dalam waktu lama. Paparan cahaya matahari dengan intensitas tinggi akan menembus mata dan dapat merusak mata. Untuk itu, cara yang paling aman dalam mengamati Matahari adalah menggunakan kacamata yang telah dilengkapi oleh filter khusus untuk melihat matahari.

9. Gerhana Matahari Total kembali akan berlangsung di tempat yang sama membutuhkan waktu selama periode 350 tahun, untuk itu jangan lewatkan untuk menyaksikan GMT  9 Maret 2016.

 

Penulis : Ilham Surahmin
Editor  : Rustam

Tagged with:
HT ZonaSultra

View all contributions by HT ZonaSultra

Similar articles

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promosi & iklan

0821 1188 2277

redaksizonasultra@gmail.com

Marketing:

marketingzonasultra@gmail.com