Intip Kunci Sukses Kuliah Ala Wisudawan Terbaik UHO

1684
Wisudawan Terbaik UHO
Wisudawan Terbaik UHO

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) mewisuda 1.903 lulusan diploma, sarjana, magister, doktor, dan profesi dokter periode Oktober 2018 – Januari 2019 selama dua hari, 30 – 31 Januari 2019 di Auditorium Mokodompit UHO.

Seperti biasa, setiap prosesi wisuda, akan ada mahasiswa yang mencatatkan namanya sebagai wisudawan terbaik. Torehan IPK nyaris sempurna dengan masa studi yang terbilang tak terlalu lama.

Salah satunya adalah Alchamdani, lulusan Fakultas Kesehatan Masyarakat. Ia berhasil meraih gelar wisudawan terbaik UHO dengan perolehan IPK 3,87 dan lama studi 3 tahun 4 bulan.


Pencapaian membanggakan itu sangat disyukurinya. Mencapainya juga tidak instan. Mahasiswa penerima beasiswa bidikmisi itu memang menerapkan beberapa prinsip sejak awal masuk kuliah, sehingga perjalanan kuliahnya tertata rapi dan memperoleh hasil yang memuaskan.

 

“Awal masuk saya telah menyiapkan diri. Mulai target apa yang akan dicapai selama perkuliahan karena saya menyadari kesempatan kuliah sangat berharga. Tidak semua orang bisa mendapatkan kesempatan untuk lanjut pendidikan ke universitas. Untuk itu, saya harus memanfaatkan kesempatan ini dengan baik,” kata Alchamdani ditemui usai prosesi wisuda gelombang kedua, Kamis (31/1/2019).

Tak ada tips khusus yang dilakukan putra bungsu dari delapan bersaudara itu hingga memperoleh hasil memuaskan. Pertama adalah niat yang baik agar hasil yang diperoleh juga baik. Selanjutnya menentukan target apa saja yang ingin dicapai, dan target tersebut harus dibarengi dengan usaha semaksimal mungkin.

“Selain itu tak lupa berdoa agar selalu dimudahkan. Tidak lupa juga memohon doa restu orang tua. Selama kita berjuang sungguh-sungguh, insyaallah akan tercapai,” kata pemuda asal Ladongi, Kolaka Timur itu.

Selama kuliah, dirinya juga tak melulu fokus pada urusan akademik, tetapi juga terlibat di beberapa organisasi kelembagaan seperti Ikatan Senat Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Indonesia (ISMKMI) Wilayah IV, Himpunan Mahasiswa Islam Komisariat Kedokteran UHO, Sultra Island Care, serta masih banyak lagi organisasi yang diikutinya.

Menurutnya, dengan beroganisasi, bisa memudahkan jalinan silaturahmi bersama orang-orang hebat, juga menambah pengalaman. Agar tidak berbenturan dengan perkuliahan, hal penting yang harus diingat adalah manajemen waktu, bagaimana memposisikan keduanya dengan baik.

“Orang tua sangat senang. Habis ini rencananya kalau ada rezeki ingin lanjutkan kuliah lagi,” kata dia.

Hal serupa juga diungkapkan Asriani (21), lulusan Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UHO. Putri cantik asal Desa Wawonengi Kecamatan Moramo, Konawe Selatan (Konsel) ini berhasil menorehkan IPK sempurna, 4,0 dengan lama studi 3 tahun 4 bulan.

Menurut anak pertama dari dua bersaudara ini, proses awal yang menentukan hasil akhir. Jika dari awal dilakukan dengan sungguh-sungguh, maka hasilnya juga akan memuaskan.

Ia pun tak memiliki trik khusus. Ia hanya menetapkan target dan bersungguh-sungguh mewujudkan target tersebut.

Anak dari seorang petani ini selalu mencari referensi terkait mata kuliah, baik dari internet maupun buku-buku sebelum dosennya masuk.

“Cari referensi memang. Jika sudah masuk dosennya saya sudah punya materi tinggal menanyakan saja apa yang saya belum mengerti dari materinya,” ujar mahasiswa angkatan 2015 ini.

Asriani akan melanjutkan studinya S-2 di Jogjakarta dengan jurusan yang sama, kemudian akan kembali di Bumi Anoa untuk menggapai cita-citanya menjadi dosen. (b)

 


Kontributor: Sri Rahayu/M1
Editor: Jumriati

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib