Tampilan Desktop



Jadi Prioritas Pemkab, Atambua Gelar Music On Vacation di Pasir Putih Atapupu
20 Dibaca

Jadi Prioritas Pemkab, Atambua Gelar Music On Vacation di Pasir Putih Atapupu Pasir Putih Atapupu (Sumber:detikcom)

 

ZONASULTRA.COM, BELU – Pemerintah Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT) terus berinovasi dalam menggelar acara yang menarik. Itu setelah, Kota Atambua menjadi salah satu destinasi crossborder yang dikembangkan oleh Menpar Arief Yahya. Mereka akan menggelar Music On Vacation yang akan dilaksanakan di salah satu lokasi wisata unggulan di Belu, Pantai Pasir Putih Atapupu, Atambua NTT, 14 Mei 2017 mendatang.

”Pesertanya juga bakal hadir dari negara tetangga Timor Leste, sampai sekarang pendaftaran masih terus jalan. Kita adakan ini sudah berlangsung dari tahun ke tahun,” ujar Bupati Belu Willy Lay didampingi Kepala Dinas Pariwisata Belu Johanes Andes Prihatin.

Lebih lanjut Willy mengatakan, selain kompetisi band, akan juga diadakan kompetisi dance Turun Naik Dace Competittion, ada juga Zumba Color Fun, penampilan Shareback Band.

”Rencananya ini akan kami adakan setiap bulan, agar semua acara berjalan dengan konsisten, dan masyarakat Timor Leste terus berdatangan,” tambah Johanes.

Johanes juga berjanji acaranya akan diadakan tidak monoton dan berinovasi dari bulan ke bulan. Kata pria yang biasa disapa Jap itu, pihaknya juga sudah mempersiapkan 10 kalender event di tahun 2017 yang semua tujuannya untuk mensasar wisatawan mancanegara (wisman) dalam hal ini Timor Leste.

”Infrastuktur sudah aman, dan sudah sangat mudah menuju Indonesia dari Timor Leste, jalanan sudah bagus dari tiga pintu masuk kita,” ujar Jap.

Jap juga sangat percaya diri untuk melakukan semua kegiatan yang kaitannya dengan pariwisata, karena pariwisata juga menjadi program prioritas pemerintah Kabupaten Belu di program kerja lima tahun ke depan di bawah pemerintahan Bupati Willy.

Bupati Belu Willy Lay

Bupati Belu Willy Lay

”Ada percepatan infrastruktur, kedua pariwisata dan yang terakhir adalah pertanian, ini yang akan jadi konsentrasi kami di lima tahun ke depan,” ujar Jap.

Pria yang selalu berpakaian rapi itu menambahkan, dengan ketiga program prioritas itu, maka perekonomian masyarakat di seluruh Belu termasuk ibukota Atambua akan semakin membaik dan makmur.

”Pariwisata itu langsung ke elemen paling bawah, dalam hal ini uangnya langsung ke masyarakat. Saya juga senang dengan pemikiran Menteri Pariwisata Arief Yahya yang menggenjot perekonomian rakyat dengan pariwisata,” ujarnya.

Untuk berbagai kegiatan, Jap juga berjanji mengkombinasikan dengan alam dan destinasi yang dimiliki Atambua. Salah satunya adalah tempat pelaksanaan perhelatan Music dan Dance ini, Pasir Putih Atapupu. Pantai ini wajib didatangi wisatawan mancanegara maupun wisatawan nusantara saat liburan ke Atambua, NTT. Rasanya seperti pantai pribadi.

Hanya 6 km dari Pos Lintas Batas Negara (PLBN) RI-Timor Leste di Motaain, ada sebuah pantai yang indah di Desa Kenebibi, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu. Dari pusat Kota Atambua jaraknya 30 km yang ditempuh dengan mobil sekitar 50 menit.

Pantai ini tepat berada di tepi Jalan Raya Nasional Trans Timor. Jadi aksesnya sangat gampang. Tinggal masuk ke gapura, parkir mobil dan kita bisa langsung menikmati pantainya.

Pantai Pasir Putih Atapupu memang seperti namanya. Pasir putih menghampar di sepanjang pantai. Ombaknya tenang dengan angin semilir yang membuat kita terbuai.

(Baca Juga : Optimalkan Indonesia Incoporated di Crossborder, Kemenpar Rakor di Atambua)

Kerumunan hutan bakau di ujung kanan dan kiri menjadi pembatas Pantai Pasir Putih Atapupu.

Di balik hutan bakau di sisi barat, ada Pantai Sukaerlaran yang tidak kalah indahnya. Dengan menikmati garis pantai pasir putih ini sudah asyik sekali. Batu karang terkadang menyembut di bibir pantai, jadi hati-hati saja agar tidak terpeleset.

Namun masih banyak bagian pantai yang merupakan pasir mulus dan air laut yang jernih. Saya melihat satu keluarga menikmati sore di Pantai Atapupu dengan riang gembira. Pantai Pasir Putih Atapupu adalah pantai yang menghadap ke matahari terbenam.

Kalau beruntung, kita bisa melihat sunset yang cantik jelita. Namun jangan berlama-lama setelah matahari terbenam, karena daerah ini masih sangat sepi dan gelap. Jadi begitu selesai sunset, lebih baik segera kembali ke Kota Atambua sambil berburu wisata kuliner malam.

”Ingat jangan buang sampah sembarangan, silahkan buat acara anak muda yang inovatif, namun lingkungan tetap harus dijaga dengan baik,” ingat Menteri Pariwisata Arief Yahya.(*)

 

 

Tagged with:
HT ZonaSultra

View all contributions by HT ZonaSultra

Similar articles

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promosi & Iklan

0822 9264 2997

0853 4040 4947

redaksizonasultra@gmail.com marketingzonasultra@gmail.com

ping fast  my blog, website, or RSS feed for Free