Tampilan Desktop



Jelang Natal, Harga Telur dan Daging di Kendari Naik
72 Dibaca

jelang-natal-harga-telur-dan-daging-di-kendari-naik

SIDAK DISPERINDAGKOP – Dinas Perindagkop Kota Kendari melakukan pemantauan harga jelang hari raya natal di dua pasar tradisional Kota Kendari. Alhasil dua jenis harga sembako daging sapi dan telor ayam mengalami kenaikan. (M Rasman Saputra/ZONASULTRA.COM)

 

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Dua hari menjelang Perayaan Natal, harga dua komoditi sembako di dua pasar tradisional dalam Kota Kendari mengalami kenaikan. Dua komoditi sembako tersebut yakni, daging dan telur ayam.

Lonjakan harga telur ayam dan daging ini terungkap setelah Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kota Kendari melakukan pemantauan harga di pasar sentral kota Kendari dan Pasar panjang, Jumat (23/12/2016).

Harga telur di pasaran saat ini Rp 1.300 per butir dan harga daging sapi Rp 120 ribu per kilogramnya. Jika dibandingkan harga pekan lalu untuk telur ayam Rp 1.200 per butir sedangkan untuk harga daging sapi Rp 110 ribu per kilogramnya.

Kepala Bidang Perdagangan Disperindagkop Kota Kendari, Ida Rianti mengatakan, harga telur ayam mengalami kenaikan lantaran stok telor ayam kampung memang mengalami kekurangan, sementara jumlah permintaan mengalami lonjakan.

“Khusus untuk harga daging sapi kenaikannya ini banyak disebabkan karena fluktuasi harga yang ada di pasaran saat ini. Terlebih lagi dua hari lagi akan memasuki hari raya natal jadi wajar kalau harga sedikit naik,” jelasnya, di pasar sentral Kota Kendari, Jumat (23/12/2016).

Namun begitu, lanjut Ida, untuk harga daging dan telur ayam ini akan kembali normal pekan depan. Olehnya itu, pihaknya, meminta masyarakat tidak perlu resah dengan adanya lonjakan harga pada dua komiditi tersebut.

Sementara itu, pedagang daging sapi, Abdul Latif mengungkapkan, untuk stok daging sapi dijamin mencukupi kebutuhan masyarakat Kota Kendari. Sebab sapi yang ada di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Kota Kendari masih cukup banyak.

“Kalau memang dibutuhkan untuk dipotong maka kami tinggal melaporkannya ke RPH. Jadi stok tetap ada. Kalaupun harganya naik hal ini lumrah sama dengan lebaran idul fitri harga menjelang natal biasanya memang selalu naik,” tandasnya. (A)

 

Reporter : M Rasman Saputra
Editor : Kiki

DY ZonaSultra

View all contributions by DY ZonaSultra

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promosi & Iklan

0822 9264 2997

0853 4040 4947

redaksizonasultra@gmail.com marketingzonasultra@gmail.com

ping fast  my blog, website, or RSS feed for Free