Tampilan Desktop



Jenazah Edi Muliadi Pendaki Mekongga Telah Dibawa ke Wawotobi Untuk Dimakamkan
461 Dibaca

Jenazah Edi Muliadi Pendaki Mekongga Telah Dibawa ke Wawotobi Untuk Dimakamkan

Edi Muliadi (30) salah satu pendaki yang meninggal di Gunung Mekongga

 

ZONASULTRA.COM,KENDARI– Jenazah Edi Muliadi (30) salah satu pendaki yang meninggal di Gunung Mekongga telah dibawa ke kampung halaman neneknya di Desa Wonggeduku, Kecamatan Wawotobi, Kabupaten Konawe, Kamis sekitar pukul 08.00 Wita untuk dimakamkan.

Sebelum dibawa ke Wawotobi, jenazah Edi disemayamkan terlebih dahulu di rumah duka, Jalan Tina Orima III, Kelurahan Bende Kecamatan Baruga, Kota Kendari. Jenazah salah satu anggota Natural Lover of Economic Student (Navernos) Unhalu, atau Mahasiswa Pecinta Alam Fakultas Ekonomi Universitas Haluoleo itu tiba sekitar pukul 04.00 Wita subuh tadi, Kamis (16/3/2017) di Kendari.

“Disana itu kampung neneknya, langsung dibawa kesana pagi tadi. Tidak dimandikan lagi, langsung disholatkan disana baru dikuburkan karena sudah dikemas dari puskesmas,” kata Marsiana (52), tante korban yang ditemui di rumah duka di Kelurahan Bende.

(Berita Terkait : Alami Hiportemia dan Kehabisan Logistik, Dua Pendaki Gunung Mekongga Meninggal)

Marsiana menuturkan,Edi dikenal sebagai sosok yang ramah dan mudah bergaul. Keluarga juga mengetahui kalau Edi tergabung dalam organisasi pecinta alam. Namun saat hendak meninggalkan rumah, kata Marsiana, Edi pamitnya bukan akan pergi mendaki, namun untuk mencari kerja.

Sebelumnya, Edi bekerja di salah satu perusahaan pembiayaan yang ada di Kota Kendari.

“Kalau izinnya dia itu, pergi cari kerja di Kolaka. Kita ketahui informasi kalau Edi ini hilang dari media,” tambah Marsiana.

Pantauan ZONASULTRA.COM, sejak pukul 01.00 Wita dini hari tadi, puluhan rekan-rekan korban telah berkumpul di rumah duka untuk menunggu kedatangan jenazah yang bergelar sarjana ekonomi itu.

(Berita Terkait : Jenazah Dua Korban Gunung Mekongga Langsung Dibawa ke Rumah Duka)

“Rencananya ta’siah malam ketiganya itu disini. Jadi nanti setelah pemakaman dan dilaksanakan ta’siah disana, akan kembali lagi kesini,” jelas Marsiana.

Untuk diketahui, Edi dinyatakan meninggal dunia bersama satu orang rekannya, Toto setelah diterjang badai di Gunung Mekongga saat melakukan pendakian. Saat ini jenazah Toto  dalam perjalanan menuju kampung halamanya di Raha. (B)

 

Reporter: Lukman Budianto
Editor Tahir Ose

HT ZonaSultra

View all contributions by HT ZonaSultra

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promosi & Iklan

0822 9264 2997

0853 4040 4947

redaksizonasultra@gmail.com marketingzonasultra@gmail.com

ping fast  my blog, website, or RSS feed for Free