Tampilan Desktop


Kapuspen TNI AD : Tolong Cek Perlaku Anggota Kita, Jangan Sampai Meninggalkan Utang di Warung
621 Dibaca

kapuspen-tni-ad

Kapuspen TNI AD : Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI AD, Brigjen TNI MS Fadillah didampingi Dandim 1417 Kendari, Eko Hermawan Yuniarso, SIP dan Wakil Bupati Konkep, Andi Muhammad Lutfi saat meninjau kegiatan TMMD ke-97 pada Senin (17/10/2016) didesa tumbu-tumbu jaya kecamatan Wawonii Tengah. (ARJAB KARIM/ZONASULTRA.COM)

 

ZONASULTRA.COM, LANGARA – Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Markas Besar (Mabes) Tentara Nasional Indonesaia (TNI) Angkatan Darat (AD), Brigjen TNI MS Fadillah, Senin (17/10/2016) memantau kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-97 di Desa Tumbu Tumbu Jaya, Kecamatan Wawonii Tengah, Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep).

MS Fadillah yang juga bertindak sebagai ketua tim pengawasan dan evaluasi program TMMD berharap dengan terlaksananya kegiatan TMMD ke-97 tersebut, mampu menumbuhkan rasa kemanunggalan antara TNI dengan masyarakat serta sifat gotong royong demi mewujudkan rasa nasionalisme bangsa.

“Jadi kepada Pak Kasrem, tolong dicek perilaku anggota kita, jangan sampai meninggalkan hal buruk, misalkan meninggalkan utang di warung,” kata Brijend TNI MS Fadillah.

Terkait TMMD, Fadillah mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk partisipasi TNI untuk membantu pembangunan baik fisik maupun non fisik oleh pemda dan masyarakat setempat di desa itu.

TMMD juga bertujuan mengakselerasi pembangunan terutama yang jauh dan tidak terjangkau. Semuanya adalah membantu pemerintah daerah dan masyarakat desa yang jadi sasaran program.

“Apalagi Desa Tumbu-tumbu Jaya yang saya dengar akan dijadikan kawasan industri perikanan,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Konkep Amrullah mengaku saat ini pembagunan infrastruktur di daerahnya masih tergolong minim. Namun demikian pihaknya akan terus berupaya menuntaskan pembangunan infrastruktur terutama jalan lingkar Pulau Wawonii.

Meskipun begitu lanjut dia, masyarakat Wawonii sudah menikmati hasil program TMMD sejak tahun 1988 yang saat itu masih disebut ABRI Masuk Desa (AMD) dengan sasaran yakni merintis jalan lingkar Pulau Wawonii.

“Manfaat dari TMMD ini sangat dirasakan manfaatnya bagi pemerintah dan tentu bagi masyarakat sekitar, karena disana terbangun sinergitas antar TNI dan warga. Saya juga ingin menyampaikan bahwa sejak tahun 1988 daerah kami ini sudah tersentuh program TMMD,” ujar Amrullah. (B)

 

Reporter : Arjab Karim
Editor : Rustam

DY ZonaSultra

View all contributions by DY ZonaSultra

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

PROMOSI & IKLAN

0821 1188 2277
redaksizonasultra@gmail.com
Marketing:
marketingzonasultra@gmail.com