Tampilan Desktop


Kelabui Petugas, 1 Ton Miras Disimpan di Tumpukan Karung Ikan Teri
47 Dibaca

ZONASULTRA.COM, ANDOOLO – Seorang sopir truk berinsial SA (34) dan kondekturnya, IR (28) harus merayakan Lebaran di ruangan tahanan Polres Konawe Selatan (Konsel). Mereka ditangkap polisi dari gabungan satuan narkoba dan sabhara Polres Konsel, karena kedapatan memuat satu ton minuman keras (miras) atau arak.

Kedua tersangka berusaha mengelabui petugas polisi, dengan cara menyimpan miras tradisional tersebut di bawah tumpukan karung yang berisi kacang tanah dan ikan teri. Ini dilakukan untuk mengelabuhi petugas bilamana dilakukan pengecekan.

SA, warga Desa Wakadia, Kecamatan Watopute, Kabupaten Muna dan IR (28) asal Kelurahan Laimpi Kecamatan Kabawo Kabupaten Muna, memuat barang haram itu untuk dibawa ke Kendari.

Kasat Narkoba Polres Konsel AKP Moch Mukid mengatakan, pihaknya berhasil mengamankan minuman keras asal kabupaten Muna sebanyak satu truk pada hari Sabtu (11/7/2015) pukul 13.00 Wita.

“Kami telah melakukan penangkapan truk warna kuning dengan plat DD-9049-UD di bundaran Kelurahan Punggaluku Kecamatan Laeya yang berisikan minuman keras jenis arak,” jelasnya Minggu (12/7/2015).

Selain itu, pihaknya juga mengamankan satu unit truk yang memuat miras jenis arak tersebut serta 1045 liter arak atau satu ton lebih.

“Sebanyak 46 jerigen ukuran 20 literan dan 25 jerigen ukuran 5 literan dengan total 71 jerigen setara dengan 1045 liter atau satu ton lebih,” terangnya kepada Zonasultra.com.

Kedua pelaku tersebut dikenakan ancaman pasal 135 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 dengan pidana penjara maksimal 2 tahun dan denda maksimal Rp 4 miliar. Tidak hanya itu, Peraturan Daerah (Perda) Miras Konsel Nomor 14 tahun 2013 ancaman kurungan 3 bulan.

Mukid menambahkan, pihaknya akan tetap bersinergi dengan instansi lain untuk memberantas miras ilegal di wilayah tugasnya. Hal itu dilakukan guna mengantisipasi tindakan kriminalitas mengingat kasus penganiayaan selalu didominasi oleh pengkonsumsi miras tradisional khususnya arak.

“Mengingat minuman arak ini harganya agak murah namun cepat memabukkan, diduga mengandung alkohol yang tinggi,” tegas Mukid.

Selain itu dalam rangka bulan puasa dan menyambut Lebaran giat razia terus dilakukan sehingga tercipta suasana kondusif, aman dan damai.

 

HT ZonaSultra

View all contributions by HT ZonaSultra

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promosi & iklan

0821 1188 2277 redaksizonasultra@gmail.com Marketing: marketingzonasultra@gmail.com