Tampilan Desktop


Kembalikan Taman Firdaus yang Hilang, Kolut Tanam 33.000 Terumbu Karang
89 Dibaca

ZONASULTRA.COM, LASUSUA – Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) Sulawesi Tenggara (Sultra) bekerjasama dengan Lembaga Penyelenggara Dana CSR (LPDCSR) setempat melakukan transplantasi atau penanaman terumbu karang sebanyak 33.000 bibit di tiga lokasi berbeda.

Bupati Kolut, Rusda Mahmud mengatakan, acara penanaman terumbu karang ini merupakan puncak dari perayaan HUT RI ke-70 yang bertajuk Gebyar Merah Putih, sekaligus untuk memecahkan rekor MURI transplantasi terumbu karang terbanyak yang sebelumnya dipecahkan Sulawesi Selatan dengan menanam 22.000 bibit terumbu karang.

Acara ini, lanjut Rusda bukan semata untuk memecahkan rekor MURI saja namun ada misi khusus yaitu mengembalikan taman firdaus Kolaka Utara yang telah hilang.

“Dulu jika kita menyisir perairan Kolut kita akan disuguhi pemandangan terumbu karang yang indah sepanjang mata memandang, terumbu karang yang eksotis. Dan sekarang ini yang harus kita kembalikan,” kata Rusda dalam sambutannya ketika membuka acara transplantasi di Teluk Bintang Desa Bahari Kecamatan Tolala, Jumat (28/8/2015) siang.

bibit tumbukarangLanjut Rusda, pemda telah 3 tahun bekerjasama dengan LPDCSR melakukan trasnplantasi untuk memperbaiki terumbu karang yang rusak. Sebanyak 100.000 bibit terumbu karang telah tersebar di berbagai titik di Wilayah Kolut.

“Ketidaktahuan kita dalam mengelola terumbu karang membuatnya punah. Jika tidak kita perbaiki dari sekarang maka kelak kita tidak bisa lagi menyandarkan hidup kita pada laut padahal wilayah perairan Kolut lebih luas daripada daratannya,” beber bupati dua periode itu.

Sementara itu, pakar terumbu karang dari UMI Makassar Andi Tamsil mengatakan, perairan Kolut yang masih alami dan jernih sangat cocok untuk penanaman terumbu karang. Dalam waktu setahun, katanya, terumbu-terumbu karang tersebut sudah berkembang dan memiliki nilai ekonomis.

“Ikan melimpah itu sudah pasti karena karang adalah rumah ikan. Kedua tentu pariwisata dan berikutnya karang-karang ini juga memiliki nilai ekonomis yang bisa diimpor ke luar daerah dalam bentuk bibit,” katanya.

Selain di Teluk Bintang, transplantasi juga akan dilakukan di Pantai Pasir Putih dan Pantai Ujung Tobaku masing-masing sebanyak 11.000 bibit tiap lokasinya.

 

HT ZonaSultra

View all contributions by HT ZonaSultra

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promosi & iklan

0821 1188 2277

redaksizonasultra@gmail.com

Marketing:

marketingzonasultra@gmail.com