Ketua LPTQ Butur Sebut STQH Momentum Penguatan Pembelajaran Alquran

Ketua LPTQ Butur Sebut STQH Momentum Penguatan Pembelajaran Alquran
SAMBUTAN - Asisten Pemerintahan Dan Kesra Setda Butur, Amaluddin Mochram, saat membacakan sambutan Ketua LPTQ Butur di gedung Islamic Centre, Kamis (28/2/2019). (Foto Istimewa).

ZONASULTRA.COM, BURANGA – Seleksi Tilawatil Quran dan Hadits Nabi (STQH) ke-VI tingkat Kabupaten Buton Utara (Butur) telah resmi ditutup pada Kamis (28/2/2018) malam.

Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Butur, Ramadio menilai, kegiatan tersebut dapat menjadi momentum yang tepat untuk menakar hasil dari berbagai kegiatan pembelajaran Alquran yang berkembang di masyarakat selama ini.

Menurutnya, pelaksanaan kegiatan LPTQ yang dilangsungkan sejak tanggal 26 hingga 28/2/2019 ini mendatangkan beragam manfaat jika ditinjau dari berbagai sudut pandang. Pasalnya, selain menjadi wadah untuk menggemakan syiar Islam, juga menjadi momentum untuk melakukan evaluasi terkait dengan aktivitas pembelajaran Alquran di daerah itu.

(Baca Juga : STQH ke-VI Butur Selesai, Kecamatan Bonegunu Juara Umum)

“Kegiatan STQH ini tidak hanya sekedar bermakna sebagai bentuk syiar Islam. Tetapi lebih jauh, menjadi barometer untuk mengukur hasil kegiatan pembelajaran Alquran, yang berlangsung di masyarakat, melalui Taman-taman Pendidikan Alquran yang tersebar di Butur,” ungkapnya melalui Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Butur, Amaluddin Mochram di gedung Islamic Centre, Kamis (28/2/2019) malam.

Hal senada disampaikan pula Kepala Kantor Kementerian Agama Butur, Muhammad Saleh. Kata dia, capaian prestasi yang diraih para peserta lomba STQH, utusan dari tiap-tiap kecamatan se-Butur itu, harus menjadi bahan intropeksi diri serta evaluasi, sejauh mana kemampuan dalam bermusabaqah.

“Katakan menghafal hadits, tafsir dan seterusnya. Dari hasil evaluasi muhasabah itu, maka mari kita berniat untuk memperbaiki, untuk kita tingkatkan demi pelaksanaan STQH ataupun MTQ ke depan. Baik di tingkat kecamatan, kabupaten, dan sampai tingkat provinisi dan seterusnya,” ujar Muhammad Saleh.

Untuk diketahui, kegiatan STQH ke-VI tahun ini diikuti sebanyak 62 peserta, utusan dari enam kecamatan se-Kabupaten Butur. Untuk cabang lomba yang dipertandingkan yakni Tilawah, Hifzh Alquran dan Menghafal Hadits Nabi.

Sementara, untuk hasil rekapitulasi perolehan medali, Kecamatan Bonegunu berhasil menjadi Juara 1, Kulisusu juara 2 dan Wakorumba Utara juara 3. Selanjutnya, Kulisusu Utara juara 4, Kambowa juara 5 dan Kulisusu Barat juara 6.(b)

 


Kontributor : Irsan Rano
Editor : Kiki

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib