Tampilan Desktop



Konsel Menuju Swasembada Pangan, Gandeng TNI Jalankan Upsus
122 Dibaca

Wakil Bupati Konsel, Sutoardjo Pondiu mengatakan dalam mewujudkan program tersebut tidak lepas dari peran penting unsur-unsur lainnya serta kerjasama dengan pihak militer terutama Tentara Nasional In

Wakil Bupati Konsel, Sutoardjo Pondiu mengatakan dalam mewujudkan program tersebut tidak lepas dari peran penting unsur-unsur lainnya serta kerjasama dengan pihak militer terutama Tentara Nasional Indonesia (TNI) melalui Koramil dan Babinsa yang ditempatkan pada tiap kecamatan yang ada di wilayah Konsel.
Image
“Kita harapkan pencapaian swasembada pangan nasional itu dapat terwujud dan kita harapkan agar Komandan Koramil (Danramil) juga ikut serta mendampingi petani dalam pengelolaan kegiatan sehingga produksi dan kesejahteraan petani meningkat seperti apa yang diharapkan,” katanya.
Sutoardjo menambahkan pihaknya juga telah mengintruksikan pada tim Upsus guna mengawal pelaksanaan kegiatan program tersebut dengan mengoptimalkan lahan yang dikelola. Begitu pula halnya pada seluruh petugas pertanian dan penyuluh lapangan agar dengan program Upsus mampu meningkatkan produksi tanaman pangan seperti jagung dan palawija dilihat dari luas tanam dan luas panen 
“Untuk produktivitas dilakukan dengan pembangunan jaringan irigasi desa, optimalisasi lahan, bantuan alat mesin pertanian (alsintan) dan Gerakan Peningkatan Pengelolaan Tanaman Terpadu (GP PTT),” terang Sutoardjo. 
Image

Sutoardjo Pondiu

Pelaksanaan program Upsus tersebut, penyuluh didorong agar mampu memberikan bimbingan bagi para kelompok tani agar dapat belajar menerapkan teknologi pertanian yang ada, begitu pula bagi para Babinsa selaku motivator mampu mengoptimalkan potensi yang ada di tiap-tiap kelompok tani. 
“Jadi sebelum terbentuknya Kabupaten Konsel sebagai wilayah otonomi baru, wilayah Konsel yang sekarang ini cukup berhasil dibidang pertanian untuk memproduksi hasil-hasil pertanian baik itu beras, jagung dan kedelai. Karena potensi wilayahnya yang subur,” ujarnya.
Dengan adanya surplus beras kedepan. Nantinya, pemerintah Konsel ingin membantu daerah-daerah lain melakukan distribusi pangan keseluruh wilayah Sultra. 
Dalam mewujudkan program tersebut, Pemkab Konsel berharap agar pengolahan sawah dilakukan secara baik dan benar. Tidak hanya itu, sarana dan prasarana pendukung seperti benih, pupuk, irigasi dan alsin serta jaringan irigasi dimanfaatkan dengan semestinya agar mampu memberikan peningkatan pada tiga produksi komuditi yakni padi, jangung dan kedelai. 
Bangun Irigasi

Image

Bupati Konawe Selatan, Imran meletakkan batu pertama pembangunan irigasi di desa Kapujaya, Kecamatan Palangga, Senin (19/1/2015). Foto Efan

Menjawab tantangan Kementerian Pertanian pada Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) dalam mewujudkan program swasembada pangan pada tiga komoditi yakni padi, jagung dan kedelai, pemerintah daerah (Pemda) setempat mengadakan gerakan pembangunan jaringan irigasi di Kapuwila Kecamatan Palangga Kabupaten Konsel, Sulawesi Tenggara (Sultra).
Bupati Konsel, Imran mengatakan dalam rangka percepatan pembangunan pertanian khususnya pencapaian swasembada pangan tersebut maka dibutuhkan peningkatan produksi hasil pertanian dengan tujuan mewujudkan Konsel cukup pangan. 
“Pembangunan jaringan irigasi ini karena Konsel ditantang oleh Kementeri Pertanian untuk berkontribusi pada program swasembada pangan di tiga komoditas pertanian yaitu padi, jagung dan kedelai,” kata Imran usai peletakkan batu pertama pembangunan irigasi di desa Kapujaya, Kecamatan Palangga, Senin (19/1/2015). 
Dengan kondisi tersebut, kata Imran, dibutuhkan langkah strategis. Konsel juga masih memiliki lahan tidur yang mencapai 3.026 ha yang merupakan lahan produksi. Melalui dana tugas pembantuan pihaknya akan melaksanakan optimasi lahan.
“Sebanyak 1.500 ha pengembangan jaringan irigasi, seluas 6.800 ha gerakan peningkatan tanaman terpadu padi sawah, 2.500 ha pengembangan kedelai, 4.025 ha pengembangan jagung dan 4.000 ha pengadaan Alsintan,” rincinya. 
Imran melanjutkan, melalui APBD pihaknya juga telah menganggarkan pengadaan pengembangan jaringan irigasi 13 unit atau 963 ha, penangkaran benih unggul padi sawah 50 ha dan penangkaran kedelai seluas 50 ha.
“Pada tahun 2015 konsel diberi tugas berat untuk meningkatkan produksi gabah sebesar 127.920 ton, jagung 3.458 ton dan Kedelai sebanyak 31,58 persen yang bertujuan mewujudkan swasembada pangan nasional,” katanya
Imran bahkan mengajak seluruh petani di Konsel untuk memanfaatkan kegiatan tersebut guna lebih mengoptimalkan lahan yang dikelola dan untuk seluruh petugas pertanian dan penyuluh lapangan serta seluruh babinsa agar mendampingi petani dalam pengelolaan kegiatan ini. 
“Sehingga produksi dan kesejahteraan petani meningkat seperti harapan kita semua,” tutupnya.(Advertorial)
HT ZonaSultra

View all contributions by HT ZonaSultra

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promosi & Iklan

0822 9264 2997

0853 4040 4947

redaksizonasultra@gmail.com marketingzonasultra@gmail.com

ping fast  my blog, website, or RSS feed for Free