Tampilan Desktop



Kontingen Tenis Meja dan Lasqi Berangkat, Bupati Butur Tunggu Prestasi
140 Dibaca

Kontingen Tenis Meja dan Lasqi Berangkat, Bupati Butur Tunggu PrestasiFOTO BERSAMA – Bupati Buton Utara Abu Hasan saat berfoto bersama kontingen Tenis Meja dan di Rujab Bupati, Senin (8/5/2017). Foto bersama ini merupakan rangkaian penutup dari pelepasan kontingen. (Irsan Rano/ZONASULTRA.COM)

 

ZONASULTRA.COM, BURANGA – Bupati Buton Utara (Butur) melepas dengan resmi kontingen Tenis Meja dan Lembaga Seni Qasidah Indonesia (Lasqi) secara bersamaan. Ia berharap kedua kontingen itu dapat menorehkan prestasi pada masing-masing lomba yang diikuti.

Kontingen tenis meja akan mengikuti kejuaraan tenis meja putra junior muna open di Kabupaten Muna pada tanggal 11 hingga 13 mei 2017 mendatang. Sebanyak 18 orang atlet, beserta pelatih, oficial, dan manajemen tim diturunkan untuk mengikuti kegiatan tersebut dan dipimpin oleh ketua Persatuan Tenis Meja Butur Muhamad Hanafi.

Sementara Kontingen Lasqi diberangkatkan menuju Kabupaten Kolaka Utara untuk mengikuti festival Lasqi berskala besar ke satu tingkat Sulawesi Tenggara (Sultra) yang akan diselenggarakan pada tanggal 10 hingga 14 mei 2017 mendatang. Adapun rombongan yang diberangkatkan berjumlah 38 orang dengan rincian, peserta lomba sebanyak 17 orang yang terdiri dari, 6 putra putri bintang vokalis, dan 11 orang peserta Qasidah klasik remaja putra, dan sisanya adalah oficial.

Kontingen Tenis Meja dan Lasqi Berangkat, Bupati Butur Tunggu Prestasi

Bupati Butur Abu Hasan menuturkan, daerah yang ia pimpin ini sudah cukup banyak menorehkan prestasi dalam ivent-ivent tingkat provinsi. Olehnya itu ia berharap kepada kedua kontingen itu, agar predikat tersebut terus dipertahankan.

“Lomba yang diselenggarakan di tingkat provinsi alhamdulillah hari ini paling kurang selalu di posisi yang ketiga. Saya berharap posisi-posisi seperti ini bisa kita pertahankan,” tuturnya saat pelepasan di halamaan Rujab Bupati, Senin (8/5/2017).

Untuk mempertahankan prestasi, lanjut Abu Hasan, tentu harus terjalin kebersamaan, keterbukaan, baik itu sesama peserta, pelatih, maupun rombongan. “Oleh karena itu, semangat kebersamaan, semangat untuk saling terbuka antar sesama, antar rombongan, antar pelatih tetap harus tetap dilakukan,” ungkapnya. (B)

 

Reporter : Irsan Rano
Editor : Tahir Ose

DY ZonaSultra

View all contributions by DY ZonaSultra

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promosi & Iklan

0821 1188 2277

redaksizonasultra@gmail.com marketingzonasultra@gmail.com

ping fast  my blog, website, or RSS feed for Free