Tampilan Desktop


Kulit Kakao Bisa Dijadikan Pakan Ternak Lho! Ini Hasil Karya Mahasiswa UHO
46 Dibaca

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Sulawesi Tenggara (Sultra), terkenal sebagai salah satu penghasil kakao di Indonesia.

Sayangnya, para petani kakao di daerah ini hanya memanfaatkan bijinya saja dan membuang kulitnya. Padahal kulit kakao masih bisa dimanfaatkan menjadi sesuatu yang bernilai ekonomis.

Seperti penelitian yang dilakukan mahasiswa dari Fakultas MIPA dan Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Sultra, yang menciptakan pakan ternak alternatif rumanansia dan unggas dari kulit kakao.

Penelitian ini berhasil mengantarkan Samriana, Asmariany dan Herlin Nilwati sebagai peserta dalam lomba Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) ke-28 di UHO yang digelar 5-9 Oktober 2015.

Samriana, ketua kelompok mahasiswa ini mengatakan, awal mereka tertarik melakukan penelitian tersebut karena melihat kulit kakao yang terbuang begitu saja di Desa Andomesinggo Kabupaten Konawe Selatan. Petani kakao di wilayah itu hanya memanfaatkan bijinya saja.

“Kita melihat di kebun warga itu banyak kulit kakao yang berserakan. Kita kemudian mencari literatur kira-kira apa yang bisa dilakukan dengan kulit kakao itu. Akhirnya kita tertarik untuk mengubahnya menjadi pakan ternak,” ungkap Samriana ditemui di Sport Centre UHO, Kamis (8/10/2015).

Dia menjelaskan, kulit kakao yang sudah terkumpul kemudian dicacah dan diberikan suplemen organik cair (SOC) dan urea. SOC diketahui sebagai penyedia mikro organisme dan urea merupakan bahan makanan bagi mikro organisme tersebut.

Setelah kulit kakao yang dicacah dicampur dengan SOC dan urea, campurannya kemudian disimpan di dalam plastik dan dibiarkan selama seminggu (difermentasi).

Kulit kakao yang telah difermentasi, lanjut Samriana kemudian dijemur dan dihaluskan. Setelah halus produk tersebut siap untuk digunakan.
 
“Sejauh ini tanggapan warga di Desa Andomesinggo sangat baik. Kami sudah memberikan penyuluhan kepada mereka juga memberikan pelatihan terkait cara membuat pakan ternak dari kulit kakao ini,” kata Samriana.

Samriana juga mengaku tidak keberatana jika ada warga dari wilayah lain yang ingin memanfaatkan penelitian mereka untuk memproduksi pakan ternak.

HT ZonaSultra

View all contributions by HT ZonaSultra

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promosi & iklan

0821 1188 2277

redaksizonasultra@gmail.com

Marketing:

marketingzonasultra@gmail.com