Tampilan Desktop


Langgar MoU, Izin PT Kurnia Terancam Dicabut
30 Dibaca

Image
RisalZONASULTRA.COM,KENDARI– Memory of Understanding (MoU)  antara Pemerintah Kota Kendari dengan PT Kurnia sebagai pengelola pasar basah Mandonga dinilai banyak dilanggar oleh pihak pengelola pasar. Hal ini terungkap dalam rapat Panitia Khusus (Pansus) Pasar Basah Mall Mandonga, Kamis (7/5/2015).
Ketua Pansus Pasar Basah Mall Mandonga, Risal mengatakan, salah satu poin dalam MoU yang dilanggar oleh PT Kurnia adalah pada bab II pasal 1 telah disepakati untuk mengembangkan pasar mandonga dalam bentuk pembangunan atau peremajaan menjadi pasar raya Mandonga sebagai perbelanjaan yang representatif, bersih, indah dan nyaman.
“Pasal I ini sudah sangatlah jelas telah terjadi wanprestasi yang dilakukan pengelola. Sebab kondisi pasar saat ini sangatlah tidak representatif untuk digunakan berdagang,” jelasnya, di aula DPRD Kota Kendari.
Legislator partai Golkar ini menambahkan, jika nantinya kesimpulan Pansus menilai MoU tersebut melanggar maka DPRD akan merekomendasikan pencabutan izin.
Senada dengan itu anggota Pansus DPRD Kota Kendari, Samsuddin Rahim mengungkapkan, MoU yang disusun ini mesti ditinjau kembali. Sebab jika nantinya merugikan masyarakat maka garus dilakukan peninjauan ulang.
Setelah mengkaji MoU kata Samsuddin, Pansus akan melakukan peninjauan ke lapangan guna mensingkronkan isi MoU dengan kondisi di lapangan.(Rasman)
HT ZonaSultra

View all contributions by HT ZonaSultra

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promosi & iklan

0821 1188 2277 redaksizonasultra@gmail.com Marketing: marketingzonasultra@gmail.com

© Copyright 2016 - PT. Citra Media Abadi