Tampilan Desktop

Mahasiswa dan Pengusaha Muda Mendapatakn Pelatihan Kewirausahaan Dasar dari Kemenpora
58 Dibaca

PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN - Dosen Fakultas Ekonomi UHO tengah menyajikan materi pelatihan kewurausahaan pemuda di Hotel Dragon Inn Kendari, Sabtu (26/11/2016). Pelatihan itu merupakan upaya mendorong serta memotivasi pemuda untuk mengembangkan potensi di bidang usaha, serta meningkatkan mutu pemuda dalam berwirausaha.(Irsan Rano/ZONASULTRA.COM)

PELATIHAN KEWIRAUSAHAANDosen Fakultas Ekonomi UHO tengah menyajikan materi pelatihan kewurausahaan pemuda di Hotel Dragon Inn Kendari, Sabtu (26/11/2016). Pelatihan itu merupakan upaya mendorong serta memotivasi pemuda untuk mengembangkan potensi di bidang usaha, serta meningkatkan mutu pemuda dalam berwirausaha.(Irsan Rano/ZONASULTRA.COM)

 

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Sebanyak 50 orang pengusaha muda dan mahasiswa yang belum memiliki usaha, Sabtu (26/11/2016) mengikuti pelatihan dasar kewirausahaan oleh Kementrian Pemuda Dan Olahraga (Kemenpora) bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) di Hotel Dragon Inn Kendari.

Pelatihan ini diselenggarakan hingga 28 November 2016 mendatang dengan tujuan untuk meningkatkan mutu pemuda dalam berwirausaha..

Fajar Saranani, salah seorang narasumber dalam kegiatan itu mengatakan, pelatihan tersebut merupakan wadah bagi pengusaha pemula untuk menggali potensi guna meningkatkan kemampuan dalam merintis usaha.

Selain pengusaha, lanjut dia, para pemuda yang sama sekali belum memiliki usaha juga dapat termotivasi untuk berwirausaha sehingga bisa mengurangi angka pengangguran.

Menurutnya, modal bukanlah kendala serius dalam merintis usaha. Sebab, hal terpenting dalam memulai usaha, lanjut Fajar adalah kemauan, gagasan (ide), serta kepercayaan.

“Kalau belum ada modal, kita bisa menjual ide dan gagasan kepada orang lain, kita yang rencanakan, kita yang susun, kita yang kelola,” ujar dosen Fekon UHO itu, Sabtu (26/11/2016).

Lebih lanjut Fajar mengisahkan pengalamannya saat berada di Surabaya. Masyarakat sangat kreatif memanfaatkan barang bekas di sekitar mereka, dari tidak ekonomis kemudian diproduksi menjadi barang ekonomis. Contohnya antara lain, daur ulang limbah kayu dan olahan ban bekas,

Selain peluang, dirinya juga menyebutkan berbagai tantangan yang perlu dipahami dalam menjalankan usaha, seperti perilaku, kebutuhan, dan selera konsumen.

Salah seorang peserta pelatihan, Kasman mengakui bahwa dirinya sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia mengungkapkan, saat ini dirinya mulai termotivasi untuk berwirausaha.

“Rencana mau buka usaha kecil-kecilan, seperti jualan pulsa, yang tidak mengganggu jadwal kuliah,” tutur mahasiswa FIB UHO itu. (B)

 

Reporter : Irsan Rano
Editor : Kiki

JN ZonaSultra

View all contributions by JN ZonaSultra

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

PROMOSI IKLAN

0821 1188 2277
redaksizonasultra@gmail.com

Marketing:
marketingzonasultra@gmail.com