Tampilan Desktop


Mahasiswa Desak Bubarkan Densus 88
164 Dibaca

Mahasiswa Desak Bubarkan Densus 88

DEMO – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Pembebasan menggelar aksi unjuk rasa diperempatan lampu merah Eks MTQ Kendari. Massa dengan tegas menuntut pembubaran Densus 88, Senin (21/3/2016). Randi/ZONASULTRA.COM

 

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Pembebasan menggelar aksi unjuk rasa diperempatan lampu merah Eks MTQ Kendari, dalam aksinya massa dengan tegas menuntut pembubaran Densus 88 yang dinilai banyak melakukan tindakan extra judicial killing atau pembunuhan diluar proses pengadilan yang telah memakan begitu banyak jiwa tak bersalah.

Koordinator, Aksi Akbar Ali mengatakan, sejak satuan Densus 88 dibentuk pada 2004 hingga saat ini, telah terjadi banyak kasus salah tangkap, perlakuan brutal hingga berujung kematian yang menimpa sejumlah masyarakat yang tidak tersentuh hukum.

“Saat ini hampir tak diperlukan lagi sebuah bukti yang akurat, penyelidikan yang mendalam. Cukup bermodalkan kata terduga, terkait, tersangka terorisme, nyawa manusia di negeri ini seketika menjadi halal untuk dicabut. Seperti yang terjadi, pada Sabtu (12/3/2016) lalu di Kalteng, satu lagi nyawa telah diminta oleh Densus 88” ujarnya saat melakukan aksi unjuk rasa dipelataran lampuran Eks MTQ, Senin (21/3/2016).

Dengan dalih menjaga keamanan negara, menjaga ketertiban, melawan terorisme, demi kepentingan umum, lanjutnya, massa menilai Densus 88 berhak membunuh siapapun yang mereka inginkan.

“Seperti yang terjadi tahun 2014 dikecamatan Dompu seorang warga bernama Nurdin tewas ditangan Densus saat melakukan sholat Ashar. Di Poso tahun 2014 sebanyak 12 orang dibunuh oleh Densus yang bahkan tidak termasuk dalam DPO (Daftar Pencarian Orang). Penangkapan penangkapan di Jakarta, Bandung, Kendal dan Kebumen, pada Mey 2013 juga menuntut 7 nyawa yang masih berstatus terduga” ungkapnya.

Melihat kinerja itu, massa mendesak pembubaran segera Densus 88 yang sudah menjauh dari tujuan pembentukannya. Densus dinilai tidak memiliki kemajuan signifikan atas tugas dalam memberantas terorisme.

 

Penulis    : Randi
Editor    : Tahir Ose

HT ZonaSultra

View all contributions by HT ZonaSultra

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

PROMOSI & IKLAN

0821 1188 2277
redaksizonasultra@gmail.com
Marketing:
marketingzonasultra@gmail.com