Tampilan Desktop


Mantan Kades Kuratao Diduga Gelapkan Honor Aparat
153 Dibaca

Mantan Kades Kuratao Diduga Gelapkan Honor Aparat

Ilustrasi

 

ZONASULTRA.COM, WANGGUDU– Mantan kepala desa (Kades) Kuratao Kecamatan Landawe Kabupaten Konawe Utara (Sulawesi Tenggara (Sultra), Nasrul T diduga menggelapkan honor aparatnya pada triwulan ketiga tahun 2014 lalu. Pasalnya, mantan kades tersebut tidak membayar honor aparat desa untuk triwulan 3 tahun 2014 lalu. Sementara, anggaran untuk membayar honor terbilang cukup besar yaitu Rp.32.450.000

Salah satu aparat desa yang berinisial SU saat ditemui di kediamannya, Sabtu (30/1/2016) menuturkan, sebagai aparat desa dengan jabatan tokoh adat, seharusnya ia menerima honor sebesar Rp.900.000. Namun, realita yang terjadi SU hanya diberikan honor sebesar Rp.700.000 saja.

Ironisnya lagi, kata SU selama dirinya menjabat sebagai aparat desa sejak tahun 2009, tidak sekalipun mengantongi SK sebagai aparat desa sebagaimana lazimnya yang terjadi pada beberapa aparat di desa tetangganya.

“Waktu itu kita rapat pada saat rapat pa desa lama bilang uang ADD mau pinjam dulu 50 persen dulu. Katanya nanti pemilihan kepala desa yang baru, siapa yang terpilih maka dia yang akan bayarkan. Baru surat kesepakatan itu kami tidak diberikan, hanya kepala desa saja yang menyimpannya,” kata SU.

Namun, saat pemilihan kepala desa Kuratoa beberapa waktu lalu Nasrul T tidak lagi terpilih. Kades baru hasil pilkades, Husna keberatan ketika para aparat desa meminta honor mereka, sesuai kesepakan dengan mantan kades yang sama sekali bukan tanggungjawabnya.

Karena itu, SU mengaku merasa ditipu oleh mantan kades, Nasrul T. Belum lagi, berita acara yang mereka tandatangani tidak dipegang, hanya kepala desa yang memilikinya. Mantan kades Kuratao itu menjabat sabagai kepala desa mulai Tahun 2007 sampai bulan Desember 2014

“Sebagai aparat sebagai warga apapun modelnya saya harus tanyakan. Sudah jelas saya tidak terima dengan sikap dan perilaku mantan kedes. Dan selama ini saya merasa tertipu,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, kepala dusun Desa Kuratao ber inisial AM juga membenarkan perbuatan mantan kepala desa itu. Bahkan, lebih parah lagi laporan pertanggungjawaban (LPJ) tahap 3 ADD Tahun 2014 lalu sudah berada di BPMPD.

 

Penulis : Mutaidin/Jefri

Editor  : Kiki

 

 

Redaksi ZonaSultra

View all contributions by Redaksi ZonaSultra

Website: http://zonasultra.com

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promosi & iklan

0821 1188 2277

redaksizonasultra@gmail.com

Marketing:

marketingzonasultra@gmail.com