Tampilan Desktop



Masuk 8 Besar Kejuaraan Djarum Sirnas 2017, Pemain PB KME Konut Bakal Melawan Anak Asuh Susi Susanti
81 Dibaca

Masuk 8 Besar Kejuaraan Djarum Sirnas 2017, Pemain PB KME Konut Bakal Melawan Anak Asuh Susi Susanti

DJARUM SIRNAS 2017 – Terlihat Pemain PB KME asal Kabupaten Konawe Utara (Konut) Yuni Kartika sedang melakukan persiapan untuk melangsungkan pertandinngan di kejuaraan open djarum sirkuit nasional (Sirnas) 2017 Se-indonesia bertempat di Kalimantan Timur. (Jefri/ZONASULTRA.COM)

 

ZONASULTRA.COM, WANGGUDU – Rikha Devita dari Persatuan Bulutangkis (PB) Konawe Mineral Engineering (KME) Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra) akan berhadapan dengan anak asuh asal PB Djarum, Alan Budi Kusuma dan Susi Susanti di babak 8 besar Kejuaraan Open Djarum Sirkuit Nasional (Sirnas) 2017.

Rika yang berlaga di kelas tunggal taruna putri dalam turnamen ini menyatakan siap mengahadapi lawannya sekuat tenaga. Dirinya yang berasal dari pemain muda lokal Sultra justru merasa bangga bisa bertanding dengan anak asuhan mantan pemain bulutangkis dunia.

“Saya tidak takut dan saya siap melawan. Insya Allah optimis bisa menang. Ini pengalaman saya dan bisa menambah ilmu dalam bermain bulu tangkis,” kata Rika Devita dihubungi awak Zonasultra.com usai bertarung di babak 16 besar Rabu (29/3/2017) malam.

Sementara itu, Yuni pemain tunggal putri PB KME lainnya akan bertanding di 16 besar melawan PB Eksis asal Jakarta setelah berhasil menjatuhkan lawannya di babak kualifikasi. Dan diganda putri PB KME Sisi dan Yuni akan siap melawan pemain ganda yang juga dari PB Eksis di 16 besar.

Pelatih PB KME Konut Asdar Sula mengatakan, untuk pertandingan berikutnya dirinya memberikan persiapan yang maksimal kepada anak didiknya, mulai dari pola istirahat dan makan. Dirinya optimis para taruna muda yang telah dilatih selama bertahun-tahun itu mampu menampilkan permainan yang terbaik.

“Selebihnya saya serahkan pada mereka. Masuk di 16 dan 8 besar ini suatu hal yang luar biasa. Kami ini pemain lokal yang satu-satunya mewakili Sultra di ajang pertandingan nasional dan bergengsi, paling tidak pengalaman besar bisa kita dapat disini,” katanya.

Selain itu juga, pendiri sekaligus pembina PB KME Muhardi Mustafa memberikan kepercayaan penuh pada pemainnya untuk bertarung menjadi yang terbaik.

“Lawan-lawan mereka ini rata-rata sekolah bulu tangkis yang latihannya sudah canggih. Sementara kami boleh dikata latihanya alami tanpa fasilitas yang memadai tapi kami bisa buktikan dengan masuk di 16 dan 8 besar berarti kami bisa bersaing dengan mereka. Tinggal perhatian saja dari pemerintah kedepannya agar semakin bagus. Pemain PB KME bisa mengharumkan nama Sultra,” tutupnya. (B)

 

Reporter: Jefri Ipnu
Editor: Jumriati

HT ZonaSultra

View all contributions by HT ZonaSultra

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promosi & Iklan

0822 9264 2997

0853 4040 4947

redaksizonasultra@gmail.com marketingzonasultra@gmail.com

ping fast  my blog, website, or RSS feed for Free