Tampilan Desktop



Mediasi Pertikaian Berbau SARA Warga Lipu-Katobengke dan Satpol PP Baubau Belum Menemukan Titik Temu
232 Dibaca

Pemerintah Kota Baubau yang bertindak sebagai mediator menghadirkan perwakilan dari pihak warga Lipu-Katobengke dan pihak Satpol PP Baubau untuk menyamakan persepsi dari masing-masing kubu tentang is

Pemerintah Kota Baubau yang bertindak sebagai mediator menghadirkan perwakilan dari pihak warga Lipu-Katobengke dan pihak Satpol PP Baubau untuk menyamakan persepsi dari masing-masing kubu tentang isu SARA yang diduga merupakan pernyataan salah satu oknum Satpol PP pada saat demo penutupan tempat hiburan malam, Kamis (26/2/2015) yang berimbas kemarahan warga Lipu-Katobengke hingga menyerang kantor Satpol PP, Senin (2/3/2015). (Berita terkait : Kasus Penghinaan, Ratusan Warga Bentrok dengan Petugas Satpol PP Baubau)
Satpol PP menolak mengakui jika telah mengeluarkan kata-kata berbau SARA terhadap kelompok Erwin cs saat demo THM Kamis (26/2/2015) lalu. Mereka meminta bukti jika ada dari pihak Erwin cs yang menyaksikan dan mendengar pernyataan tersebut. Sementara dari pihak warga Lipu-Katobengke meminta penyelesaian secara adat yang berlaku di dua kelurahan tersebut dengan melakukan sumpah adat antara Erwin cs dan Satpol PP.(Berita terkait : Dituding Menghina dengan Sebutan “Budak” , Ratusan Warga Kepung Kantor Satpol PP Bau-bau)
Ditemui usai pertemuan media tersebut, Kepala Kesbangpol Syamsul Bahri mengungkapkan jika mediasi yang dilakukan belum juga menemukan titik temu antara pihak warga Lipu-Katobengke dan Satpol PP. Masing-masing bersikukuh pada prinsipnya semula. 
“Masih ada pertemuan selanjutnya antara tokoh adat, Erwin cs dan Satpol PP untuk kita klarifikasi kembali sehingga masalah ini bisa kita selesaikan dengan sebaik-baiknya. Adapun jika pihak Erwin cs dan tokoh masyarakat masih tidak terima kami persilahkan untuk melaporkan kepada pihak yang berwajib”, ungkapnya.
Sayangnya, pertemuan yang digelar hari ini tidak dihadiri Erwin cs. Syamsul Bahri beralasan jika pertemuan kali ini baru diagendakan untuk perwakilan  warga Lipu-Katobengke dan perwakilan Satpol PP. “Erwin cs rencananya akan dihadirkan dipertemuan berikutnya,” ujarnya. 
Meskipun belum ditemukan titik temu, namun pihak Pemerintah kota diwakili Kesbangpol mengharapkan agar warga Lipu-Katobengke untuk kembali tenang dan tidak terpancing isu-isu berbau SARA. “Kita harapkan mulai hari ini agar tokoh-tokoh adat warga Lipu-Katobengke bisa meredam masalah ini agar tidak terjadi kembali konflik dengan melempar isu SARA,” kata Syamsul.
Mediasi yang berlangsung di Aula Polres Baubau ini dihadiri Kepala Kesbangpol Kota Baubau, Kabag Ops Polres Baubau, Camat Betoambari, Lurah Lipu dan Lurah Katobengke serta tokoh-tokoh masyarakat Lipu-Katobengke dan Perwakilan dari Satpol PP Kota Baubau.(Petty Hatma)
HT ZonaSultra

View all contributions by HT ZonaSultra

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promosi & Iklan

0822 9264 2997

0853 4040 4947

redaksizonasultra@gmail.com marketingzonasultra@gmail.com

ping fast  my blog, website, or RSS feed for Free