iklan zonasultra

Mengaku untuk Biaya Hidup Dua Pemuda Putus Sekolah Curi Motor

Mengaku untuk Biaya Hidup Dua Pemuda Putus Sekolah Curi Motor
PENCURI MOTOR - Pelaku pencurian Motor inisial RN dan LM yang ditahan di Polres Kendari, Rabu (10/10/2018). Keduanya ditangkap pada 5 Oktober 2018 lalu. (Muhamad Taslim Dalma/ZONASULTRA.COM).

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Dua pemuda putus sekolah bernama RN (18) dan LM(18) ditahan Kepolisian Resor (Polres) Kendari. Kedua pemuda itu ditangkap pada 5 Oktober 2018 lalu di wilayah Kota Kendari karena mencuri motor.

Kapolres Kendari AKBP Jemi Junaidi mengatakan RN merukan residivis pencurian motor. RN pernah dipidana dengan kasus serupa sedangkan LM baru kali pertama melakukan pencurian. Keduanya terancam pidana 7 tahun penjara sesuai pasal 363 ayat 1 KUHP tentang pencurian.

“Kejadiannya pada Selasa, 25 September 2018 sekitar pukula 03.30 Wita subuh di jalan Kolonel Abdul Hamid, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia Kota Kendari. Saat itu sepasang suami istri pulang ke rumah dan memarkir sepeda motor di depan rumah. Ketika bangun pukul 06.30 Wita motor Abdul Hamid, sudah raib, sehingga langsung lapor polisi,” kata Jemi di Polres Kendari, Rabu (10/10/2018).

Modus operandinya yakni pelaku masuk ke pekarangan rumah korban dan mendorong motor korban tanpa menggunakan kunci T. Setelah keluar dari halaman rumah, pelaku yang satunya datang menggunakan sepeda motor lalu mendorong motor curian itu menggunakan kaki.

Polisi mengamankan barang bukti 1 unit sepeda motor Honda Beat Putih yang dicuri pelaku. Kata Jemi, kedua pelaku itu merupakan warga Kendari, RN beralamat Kelurahan Andounohu Kendari dan LM berlamat di Kelurahan Bonggoeya.

Dihadapan polisi RN mengaku melakukan pencurian untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Ia sengaja mengajak temannya LM yang juga putus sekolah. Keduanya lalu mengincar motor yang tak terkunci setirnya.

“Kalau saya sudah lama putus sekolah. Itu motor saya dorong lalu teman saya menunggu di luar rumah,” ujar RN yang segera digelandang menuju tahanan. (B

 


Reporter : Muhamad Taslim Dalma
Editor : Tahir Ose

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib