Mengenal Tugas Kader JKN KIS di Lapangan

Mengenal Tugas Kader JKN KIS di Lapangan
JKN KIS - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan terus berupaya mempermudah layanan kepada masyarakat. Salah satu upaya yang dilakukan dengan menghadirkan kader Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). (Foto : Istimewa)

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan terus berupaya mempermudah layanan kepada masyarakat. Salah satu upaya yang dilakukan dengan menghadirkan kader Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Kader JKN-KIS merupakan salah satu inovasi BPJS Kesehatan dalam mensukseskan program JKN-KIS. Beberapa tugas dari kader JKN di antaranya memberikan sosialisasi, edukasi, serta sebagai pengingat dan pengumpul iuran.

Di wilayah kerja BPJS Kesehatan cabang Kendari, ada sembilan kader JKN yang telah direkrut dan masing-masing memiliki wilayah kerja di beberapa kecamatan yang ada di Kota Kendari, Kabupaten Konawe, dan Konawe Selatan.

Di Kota Kendari terdapat 4 kader JKN dengan wilayah binaan masing-masing di Kecamatan Kendari Barat, Kecamatan Mandonga, Kecamatan Kadia, dan Kecamatan Abeli. Di Kabupaten Konawe Selatan terdapat 3 kader JKN dengan wilayah binaan masing-masing di Kecamatan Buke, Tinanggea, dan Kecamatan Kolono.

Sementara di Kabupaten Konawe terdapat 2 kader JKN dengan wilayah binaan masing-masing di Kecamatan Unaaha dan Kecamatan Wawotobi.

Darwis, salah satu kader JKN yang hadir dalam pertemuan dengan para kader di Kantor BPJS Kesehatan cabang Kendari, Jumat (15/3/2019) mengungkapkan antusiasnya menjadi bagian dari kesuksesan program JKN-KIS.

Darwis yang bergabung menjadi kader JKN-KIS sejak Februari 2019 mengungkapkan rutinitas baru yang saat ini dijalani sebagai kader JKN di wilayah Kecamatan Mandonga, Kota Kendari.

“Banyak tantangan yang dihadapi di lapangan, seperti saat bertemu dengan peserta yang mempunyai tunggakan iuran, tetapi secara perlahan dengan edukasi yang diberikan, peserta dapat lebih mengerti dan paham akan kewajibannya sehingga dapat menyisihkan penghasilan tiap bulan untuk iuran JKN-KIS,” ungkap Darwis.

Kepala Bidang Penagihan dan Keuangan BPJS Kesehatan Cabang Kendari Alfian mengungkapkan, salah satu tujuan kader JKN-KIS adalah agar dapat mengubah perilaku masyarakat untuk mendaftar sebagai peserta JKN-KIS dan membayar iuran secara rutin.

Kader JKN juga diharapkan dapat memberikan edukasi melalui kunjungannya ke warga sehingga dapat memahami pentingnya menjadi peserta JKN-KIS dan mengetahui kewajibannya untuk rutin membayar iuran JKN-KIS.

Selain itu, kader JKN juga dapat menerima keluhan dari peserta, sehingga diharapkan dengan kehadiran kader JKN di tengah-tengah masyarakat dapat memenuhi kebutuhan peserta akan informasi seputar program JKN-KIS.

“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada kader JKN yang telah mengabdikan diri untuk kesuksesan program JKN-KIS. Kader JKN telah mengingatkan peserta dan memudahkannya dalam hal pembayaran iuran, karena kader JKN juga berprofesi sebagai agen PPOB sehingga apabila peserta ingin melakukan pembayaran iuran JKN-KIS maka dapat langsung melalui kader JKN-KIS tersebut. Semoga segala upaya yang kita lakukan dalam rangka mensukseskan program JKN-KIS dapat menjadi ladang pahala bagi kita semua,” tutup Alfian. (b)

 


Kontributor: Sri Rahayu
Editor: Jumriati

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib