Tampilan Desktop

Mengidap Gangguan Kejiwaan, Pria Ini Ditemukan Tak Bernyawa
160 Dibaca

Mengidap Gangguan Kejiwaan, Pria Ini Ditemukan Tak Bernyawa

Mayat – Habe (75) ditemukan tidak bernyawa dibibir pantai tepatnya di belakang sebuah Sekolah Dasar (SD) Kelurahan Sambuli, Kecamatan Abeli, Kota Kendari Sulawesi Tenggara (Sultra) sekitar pukul 08.00 wita, Jumat (29/1/2016) pagi tadi. Ia mengidap gangguan jiwa. RANDI/ZONASULTRA.COM

 

ZONASULTRA.COM, KENDARI– Seorang pria bernama Habe (75) ditemukan tidak bernyawa dibibir pantai tepatnya di belakang sebuah Sekolah Dasar (SD) Kelurahan Sambuli, Kecamatan Abeli, Kota Kendari Sulawesi Tenggara (Sultra) sekitar pukul 08.00 wita, Jumat (29/1/2016) pagi tadi.

Habe yang tinggal di jalan Lambonu, Lapulu Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), mengalami gangguan jiwa sejak beberapa tahun silam.

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh Jay (47), salah seorang nelayan yang hendak membakar sampah di pagi hari. Ia sempat mengira jasad tersebut adalah boneka. Karena dibalut rasa penasaran, ia pun akhirnya memberanikan diri untuk memastikan hal itu. Benar saja, pria tua itu tanpa menggunakan celana berbaring dalam keadaan tidak bernyawa.

Wakapolsek Abeli, IPDA Slamet Rahardjo mengatakan, setelah menemukan jasad tersebut Jay langsung melaporkan hal tersebut ke pihak Polsek Abeli. Saat ditemukan jasad korban dalam keadaan muka bengkak, kulit kaki dan tangan terkelupas, serta menggenakan baju biru tanpa celana.

“Jadi korban ditemukan dipesisir pantai Sambuli. Dari identifikasi tidak kami temukan bekas penganiayaan. Saat ini mayat dibawa di rumah sakit bhayangkara untuk keperluan visum, selanjutnya akan diserahkan kepada pihak keluarga,” katanya.

Ato, kakak korban yang ditemui di rumah sakit Bhayangkara Kendari menuturkan, sejak 2 hari lalu, Rabu (27/01/16) lalu korban pergi dari rumah. Bahkan sebelum ditemukan meninggal, korban pernah kedapatan berjalan kaki hingga jalan poros Abeli-Moramo.

“Ada tempatnya di samping rumah, hanya suka jalan nda bisa betah di rumah. Sudah lama, sejak tidak menikah dia mulaimi mengalami gangguan jiwa. Dia memang suka tidur tidur di jalan, dua hari sebelumnya dibawa pulang di rumah, hanya dia pergi lagi,” ujarnya.

Ato mengungkapkan, jika sang adik sebelumnya sudah tiga kali menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Kota Kendari. Namun tidak bertahan lama, korban pun akhirnya dikembalikan ke pihak keluarga.

 

Penulis : Randi
Editor  : Rustam

HT ZonaSultra

View all contributions by HT ZonaSultra

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

PROMOSI & IKLAN

0821 1188 2277
redaksizonasultra@gmail.com
Marketing:
marketingzonasultra@gmail.com