Tampilan Desktop


Nakertrans Konawe: 300 Tenaga Kerja Asing Masuk Secara Ilegal
224 Dibaca

ZONASULTRA.COM, UNAAHA– Sebanyak 300 dari 400 lebih tenaga kerja asing dari Tiongkok yang masuk bekerja di kawasan mega industri di Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), diduga masuk secara ilegal.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Konawe,  Pirdaus P Raha dalam rapat koordinasi komunikasi badan intelijen daerah (Kominda) di ruang rapat kerja Wakil Bupati Konawe, Kamis (10/9/2015), mengungkapkan jika sebagian besar tenaga kerja asing yang berada di PT Konawe Putra Propertindo (KPP) dan PT Sirtu Dragon yang beroperasi di kawasan mega industri Morosi tersebut belum dilaporkan keberadaannya kepada pemerintah daerah setempat. (Artikel terkait: Wah! Ratusan Tenaga Kerja Asing “Serbu” Kawasan Industri di Konawe)

Kadis Nakertrans mengaku sudah pernah melayangkan teguran terhadap perusahaan nikel tersebut, bahkan dirinya sudah pernah memanggil pimpinannya untuk segerah mengurus dokumen para tenaga kerja asing ini, tetapi hal itu tidak dilakukan dengan alasan pihak perusahaan masih akan berkoordinasi dengan managemen pusat.

“Dan informasi yang saya dapat, 300 orang tenaga kerja ini tidak dilaporkan keberadaanya, Konawe dan dimasukan oleh pihak BUMN Tiongkok, jadi ini menurut informasi, karena tenaga kerja ini tidak masuk dengan resmi, alasannya mereka belum melaporkan itu karena belum mendapatkan izin dari manajemen pusat di Jakarta,” kata mantan Kadis Perhubungan Konawe ini.

Saat ini pemerintah daerah belum memetik hasil dari keberadaan tenaga kerja asing ini. Pasalnya, Pemda Konawe belum memiliki regulasi yang jelas tentang penghasilan bukan pajak.

Sementara itu, Wakil Bupati Konawe, Parinringi menjelaskan pihaknya akan kembali meninjau ulang kebijakan memasukan investor asing di Konawe. Sebab kata dia, harus dipikirkan bersama terkait masalah tersebut karena dikhawatirkan akan adanya kecemburuan sosial di masyarakat, terlebih dalam hal perekrutan tenaga kerja.

“Untuk regulasinya saat ini kita sudah sementara godok, dan sudah masuk dalam pembahasan Komisi II DRPD Kabupaten Konawe,” kata Parinringi.

 

HT ZonaSultra

View all contributions by HT ZonaSultra

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promosi & iklan

0821 1188 2277

redaksizonasultra@gmail.com

Marketing:

marketingzonasultra@gmail.com