Tampilan Desktop



Oheo Kembali Tebar Ancaman, April Kubu Ridwan Bae “Dihabisi”
36 Dibaca

Sebelumnya, Sekretaris Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar kubu Agung Laksono, Zainuddin Amali mengatakan mulai 1 April 2015 pimpinan Partai Golkar daerah mulai dari tingkat Provinsi dan kabupat

Sebelumnya, Sekretaris Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar kubu Agung Laksono, Zainuddin Amali mengatakan mulai 1 April 2015 pimpinan Partai Golkar daerah mulai dari tingkat Provinsi dan kabupaten serta kota akan diganti dengan pelaksana tugas. 
Dikatakan Oheo, begitu dia mendapatkan SK Pelaksana Tugas (Plt) Golkar Sultra dari Kemenkumham, maka secara otomatis legalitas Ridwan sebagai ketua DPD I sudah tidak ada lagi. Hal ini menurutnya demi kebaikan Golkar dan dalam rangka persiapan menghadapi Pilkada serentak Desember 2015. (Baca juga : Oheo: Ridwan Bae Gagal Pimpin Golkar, Ganti)
“Begitu SK (Surat Keputusan) Kemenkumham yang kemarin dikembalikan karena ada perbaikan, itu ditanda tangani maka saya juga termasuk di dalamnya sebagai Plt ketua Golkar Sultra. Jadi begini, di dalam rapat DPP Golkar kemarin dinyatakan bahwa seluruh Korwil harus jadi Plt dan itu otomatis,” kata Oheo di Kendari, Minggu malam (22/3/2015).
Ditegaskan Oheo, bahwa jabatan Plt yang akan disandangnya bukan turun begitu saja tapi karena ada kondisi yang tidak normal di tubuh Golkar Sultra, diantaranya sejumlah kegagalan kepengurusan Ridwan Bae. Oheo menegaskan tugasnya di Sultra ada dua yakni Korwil yang tidak hanya membina teritorial tetapi juga kader dan seluruhnya.
“Sudah tidak ada dasar yang menguatkan Ridwan karena ketika diminta nama-nama kubu Aburizal Bakri untuk turut didaftarkan di Kemenkumham, itu tidak ada bahkan ditunggu hingga Jum’at pekan lalu,” katanya. 
Di tingkat Provinsi, selain Ridwan dan pengurus DPD 1 yang diambil alih, juga yang jadi target adalah segera mengganti jabatan politik wakil ketua DPRD Sultra Wahyu Ade Pratama. (Baca juga : Oheo Indikasikan Copot Wakil Ketua DPRD Sultra Wahyu Ade Pratama )
Sedangkan di tingkat kabupaten atau DPD II yang jumlahnya ada 15 kepengurusan, yang sudah habis masa jebatannya, keculai DPD II Konawe Kepulauan dan Kolaka Timur. Dikatakan Oheo, bisa saja posisi ketuanya tetap atau bisa juga diganti tetapi semuanya akan dinilai Oheo satu persatu dengan berdasarkan masa waktu kepengurusan dan kepemimpinan yang bersangkutan dan sejumlah penilaian lainnya. (Taslim)
HT ZonaSultra

View all contributions by HT ZonaSultra

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promosi & Iklan

0822 9264 2997

0853 4040 4947

redaksizonasultra@gmail.com marketingzonasultra@gmail.com

ping fast  my blog, website, or RSS feed for Free